Kepa Arrizabalaga secara resmi tergabung dalam Chelsea FC sejak musim 2018/2019 lalu, kini sedang dipinjam oleh Real Madrid selama satu musim, guna menggantikan posisi Thibaut Courtois yang kini mengalami cedera ACL.
Kini, masa depan penjaga gawang asal Spanyol itu di Real Madrid sedang dipertanyakan. Pasalnya, dengan status pinjaman ini, Real Madrid belum menunjukkan ketertarikan untuk membelinya secara permanen.
Awalnya, Kepa sempat tampil beberapa kali sebagai starter, penampilannya juga dinilai baik. Sayangnya, Kepa juga ikut mengalami cedera yang mengharuskan dia absen dan digantikan oleh Andriy Lunin, kiper cadangan Real Madrid.
Pasca cederanya Courtois, Ancelotti tidak lantas memasang Lunin sebagai starter dan malah meminjam Kepa dari Chelsea. Kini saat dua kiper tersebut cedera, Lunin memanfaatkan keadaan untuk menunjukkan performanya.
Melansir dari laman Goal, saat ini Carlo Ancelotti kembali memasang Kepa di line up pada dua pertandingan terakhir tahun ini, seiring memulihnya kondisi Kepa.
Meskipun demikian, Ancelotti belum memutuskan siapa yang akan menjadi kiper utama tahun depan.
Ketidakjelasan status Kepa ini menjadi kabar yang cukup memprihatinkan, dengan nilai beli yang fantastis tentu semua orang berekspektasi lebih pada kemampuan penjawa gawang satu ini.
Melansir dari laman Football Transfers, Kepa dibeli oleh Chelsea dari Athletic Bilbao dengan fee sebesar €80 juta atau setara dengan Rp1.364.468.800.000. Harga ini menjadikan Kepa sebagai kiper termahal di dunia.
Kenyataannya, skill Kepa tidak sefantastis itu. Bukan tidak bagus, tapi untuk harga semahal itu, agaknya kemampuan Kepa terlalu setara dengan penjaga gawang yang nilai belinya lebih rendah.
Dia sendiri sempat mengalami penurunan performa di Chelsea, bahkan sampai diturunkan dari posisi kiper utama, waktu itu Chelsea menggantinya dengan Edouard Mendy. Meskipun demikian, Kepa tetap diberi jatah bermain oleh Thomas Tuchel, yakni di FA Cup.
Di Madrid pun juga demikian, Kepa terlihat tampil baik di awal-awal kedatangannya. Namun, kemampuan duel di udara serta penguasaan di area penalti Kepa diragukan, sehingga kemungkinan dia bertahan di Real Madrid pun sangat kecil.
Lantas, jika Kepa tidak lagi dibutuhkan di Real Madrid, bagaimana nasib penjaga gawang yang satu ini? Bisa jadi dia akan kembali ke klub lamanya, yakni Chelsea FC.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Twibbon Maba Pakai Video Lucu: Anak Muda Sekarang Tak Mau Terlalu Serius
Artikel Terkait
-
Agak Lain, Ini Alasan Napoli 'Anti Mainstream' Dukung Gelaran European Super League
-
Hasil Liga Spanyol Tadi Malam: Girona Ditahan Betis, Real Madrid Puncaki Klasemen usai Kalahkan Alaves
-
Hasil Bola Tadi Malam: 10 Pemain Real Madrid Bungkam Alaves, Crystal Palace vs Brighton Imbang
-
Link Live Streaming Alaves vs Real Madrid, Liga Spanyol Segera Berlangsung
-
Krisis Bek Tengah, Pelatih Real Madrid Buka Peluang Rekrut Pemain Baru di Musim Dingin
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya
-
Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan