Ada ungkapan menarik yang muncul dari Winwin, media Irak. Dalam artikelnya yang dimuat pada Jumat (22/12), mereka meremehkan apa yang dilakukan Shin Tae-yong dan timnas Indonesia.
“Delegasi tim sepak bola Indonesia telah tiba di Turki untuk mengikuti kamp persiapan mengikuti Piala Asia yang dijadwalkan di Qatar mulai 12 Januari 2024,” tulis Winwin.
Artikel ini menanggapi kedatangan timnas Indonesia ke Antalya. Turki untuk pemusatan latihan. Sebagai calon lawan Irak, Winwin membuat ulasan tentang langkah Indonesia ini.
“Ini tak begitu berpengaruh, perlu diketahui Timnas Indonesia sebelumnya pernah kalah dari tim asal Irak dengan skor 5-1 di Basra International Stadium, 16 November lalu,” lanjutnya.
Media Irak selalu mengungkit perjumpaan Irak dan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada saat itu, timnas Indonesia dibantai tanpa ampun 5-1. Timnas Indonesia tidak bisa melakukan perlawanan sama sekali.
Hal inilah yang diyakini akan terjadi lagi di ajang Piala Asia 2023, di mana keduanya akan bertemu pada 15 Januari 2024. Dengan superioritasnya, Irak akan mengulangi skor itu atas timnas Indonesia.
Namun jika mengingat kembali kekalahan tersebut, terdapat banyak hal yang membuat kekalahan memalukan tersebut menimpa timnas Indonesia. Tanpa bermaksud mencari kambing hitam, faktor kelelahan dan masa kumpul terbatas yang menjadi biang masalahnya.
Kini menjelang ajang Piala Asia 2023, Shin Tae-yong telah membenahi semuanya. Pertama, timnas Indonesia melakukan pemusatan latihan lebih panjang dan dilakukan di Turki. Hal ini bukan tanpa alasan, pelajaran kekalahan dari Irak yang menjadi dasar.
Demikian pula dengan 3 agenda uji coba yang telah ditentukan. Langkah ini pun diyakini akan membuat tim lebih kompak dan menyatu.
Dua hal ini jelas menunjukkan persiapan serius yang dilakukan Shin Tae-yong. Coach asal Korea Selatan ini pasti tidak ingin kejadian di Irak terulang kembali.
Hal lain yang mungkin tidak menjadi perhatian media Irak adalah skuat yang dibawa Shin Tae-yong kali ini. Dalam hajatan Piala Asia 2023, Shin Tae-yong membawa skuat yang jauh lebih lengkap. Termasuk masuknya Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan yang sempat absen. Demikian pula dengan kehadiran Justin Hubner.
Hadirnya 3 pemain ini sudah pasti akan menambah kekuatan timnas Indonesia. Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan akan beroperasi di lini tengah. Sedangkan Justin Hubner akan menambah kokoh lini pertahanan timnas Indonesia.
Jika Irak mau melakukan pengamatan lebih mendalam tentang skuat Indonesia saat ini, rasanya harus meralat keyakinannya. Sebab bukan hal yang tidak mungkin timnas Indonesia akan menyulitkan mereka di laga awal Piala Asia 2023.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
-
Lolos ke Babak 8 Besar Putri KW Harus Jalani Laga Berat Hadapi An Se Young
-
Hadapi Raymond/Joaquin Lagi, Kesempatan Fajar/Fikri Balas 2 Kekalahan Lalu
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
Artikel Terkait
-
Kabar Baik untuk Skuad Garuda, Pilar Timnas Jepang Kaoru Mitoma Cedera dan Batal Main di Piala Asia 2023
-
Stamina Pemain Timnas Indonesia U-20 Terus Bertambah, hingga Latihan Pencegahan Cedera di TC Qatar
-
Hari Ini Jay Idzes Diambil Sumpah Jadi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta
-
Segera Jadi WNI, Jay Idzes: Saya Sangat Senang dan Antusias Sambut Hari Esok
-
Mi Instan Bikin Gaduh TC Timnas Indonesia, Ternyata Ada 2 Manfaatnya untuk Atlet
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
The Last Dance! Messi dan Ronaldo Berpotensi Jalani Piala Dunia Terakhir
-
Wajib Tahu! Ini 4 Perubahan Aturan yang Akan Diterapkan di Piala Dunia 2026
-
Motor 3 Roda? Harley-Davidson Perkenalkan CVO Street Glide 3 Limited 2026
-
Piala Dunia 2026 Disebut yang Terbesar Sepanjang Masa, Ini Alasannya!
Terkini
-
Film Disclosure Day Mengguncang Iman dan Keyakinan Manusia, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai