Hasil kurang memuaskan kembali diraih oleh anak asuh Shin Tae Yong di laga uji coba kedua pada Jum'at, 5 Januari 2024. Beruji kekuatan lagi melawan Libya di laga uji coba kedua, Pasukan Merah Putih harus terkapar seperti halnya di laga perdana lalu.
Namun bedanya, di laga kedua ini Timnas Indonesia hanya kalah tipis 1-2, sementara di pertandingan pertama sebelumnya, mereka digasak dengan skor 0-4. Menyadur laman lapangbola.com (5/1/2024), dua gol kemenangan Libya disumbangkan oleh Mukhtar Al Shremi pada menit ke 10 dan Ahmed Ekrawa di menit ke 20.
Sementara satu gol dari Indonesia dilesakkan oleh pemain asal PSM Makassar, Yakob Sayuri ketika pertandingan baru berjalan 7 menit. Sebuah gol yang sejatinya sempat membawa Indonesia unggul sebelum pada akhirnya kembali harus dibalas dengan dua gol dari sang lawan.
Jika melihat margin gol yang tercipta, sudah jelas permainan Timnas Indonesia di pertandingan kedua ini jauh lebih baik daripada sebelumnya. Lini pertahanan yang diturunkan oleh coach Shin, benar-benar bermain dengan baik, meskipun harus diwarnai dengan blunder dari Rizky Ridho.
Sinar Kebintangan Elkan Baggott
Tanpa mengecilkan peran dari para pemain lainnya, keberadaan seorang Elkan Baggott juga menjadi sebuah pembeda pada laga tersebut. Kehadiran bek Ipswich Town itu membuat kekuatan yang dimiliki lini pertahanan Indonesia menjadi berlipat dan sangat sulit ditembus.
Bahkan, dalam pertandingan tersebut, Elkan terlihat sukses menggagalkan peluang matang yang dimiliki oleh para pemain Libya. Di menit kedua saja pemain berusia 21 tahun tersebut sudah menunjukkan kecerdikannya saat harus menahan laju serangan lawan.
Elkan yang melihat gawang Ernando dalam ancaman, memilih untuk mengorbankan dirinya dengan melakukan profesional foul. Rangsekan pemain Libya yang hanya beberapa meter saja dari kotak penalti, dia tahan dengan sengaja.
Tentu saja itu adalah sebuah pelanggaran yang cukup cerdik, karena bisa saja jika pemain Libya lolos dari kawalannya, kans terjadinya gol sangatlah besar.
Tak hanya itu, salah satu aksi memikat bek bertinggi badan 196cm ini juga terjadi di menit ke 68. Fadel yang lepas dari radar Rizky Ridho, sejatinya tinggal melepaskan tembakan saja ke gawang.
Namun, secara tiba-tiba, Elkan sudah berada di sana dan memblok tembakan yang dilepaskan oleh pemain Libya itu dengan mengorbankan tubuhnya kembali.
Kita berharap semoga saja permainan berkelas juga ditunjukkan Elkan Baggott di turnamen Piala Asia nanti. Sehingga, sehingga bisa membawa Garuda terbang tinggi di Asia.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Hadiah Minimal yang Bisa Diraup Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
Yakob Sayuri Tak Puas meski Cetak Gol Timnas Indonesia Lawan Libya
-
Arkhan Fikri Dicoret Dari Timnas, Manajemen Arema FC Angkat Bicara
-
Dua Kali Tumbang Lawan Libya, Persija Tetap Puji Penampilan Timnas Indonesia
-
Yakinlah, STY Belum Keluarkan Strategi Terbaiknya di Laga Kedua Kontra Libya
Hobi
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
Terkini
-
Membaca Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi:Cinta Tak Harus Memiliki
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan
-
Good Will Hunting: Perjalanan Seorang Jenius Berdamai dengan Dirinya Sendiri
-
Tunggu Aku Sukses Nanti dan Kerja Keras yang Berubah Jadi Pembuktian Diri
-
Ketika AI Jadi Tempat Curhat, Apa yang Dicari Manusia dari Chatbot?