Pada masa jeda kompetisi BRI Liga 1 musim 2023/2024 kali ini, proses pembenahan dan pembangunan sepakbola dalam negeri masih terus berlanjut.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), ketua umum PSSI, Erick Thohir hadir dalam momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Akademi Sepakbola Garudayaksa dengan pihak Aspire Academy Qatar.
Pelaksanaan penandatanganan MoU tersebut dilakukan pada Senin (08/01/2024) kemarin di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Pendiri akademi Garudayaksa, Prabowo Subianto juga turut hadir sebagai perwakilan akademi dalam proses kali ini.
“Baru saja saya tanda tangan collaboration agreement dengan Mr Ivan Bravo dari Aspire Academy Qatar. Aspire Academy adalah akademi sepakbola yang terkemuka. Fasilitas bagus, hampir 19 sampai 20 tahun dan mereka mengembangkan dan pembinaan sepakbola secara modern,” ujar Prabowo Subianto dikutip dari laman resmi PSSI, Selasa (09/01/2024).
Selain Erick Thohir, turut hadir pula beberapa anggota komite eksekutif (EXCO) PSSI, yakni Arya Sinulingga dan Sumardji. Adapula wakil ketua umum PSSI, Zainuddin Amali, Sekjen PSSI, Yunus Nusi dan pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri juga turut hadir dalam acara tersebut.
Selain menyasar pemain-pemain berusia 19 dan 20 tahun, program kerjasama ini diharapkan kedepannya juga menyasar ke pemain-pemain dan talenta muda yang berusia kisaran 14 tahun hingga 17 tahun. Bahkan, apabila memungkinkan akan diadakan pula sistem akademi untuk anak-anak mulai usia 9 tahun.
“Mr. Bravo dari Spanyol, dia lama di Real Madrid. Jadi kita dengan collabaration agreement ini kita ingin mengembangkan suatu akademi sepakbola yang ditujukkan khusus untuk pembinaan pemain-pemain muda. Jadi sasaran kita, terutama U-17, bahkan nanti U-14 dan U-15. Karena kalau di bawah U-13, setelah lima tahun pembinaan sudah siap di tingkat nasional,” imbuh Prabowo Subianto.
Erick Thohir Tanggapi Positif Kerjasama Dengan Pihak Qatar
Ketua umum PSSI, Erick Thohir memberikan apresiasi kepada pendiri akademi Garudayaksa, yakni Prabowo Subianto atas dedikasinya terhadap pembangunan sepakbola nasional.
Mantan CEO klub Inter Milan tersebut juga menyebut langkah kerjasama ini merupakan sebuah program yang sangat berguna bagi pembentukan talenta-talenta muda yang nantinaya akan bermuara ke timnas Indonesia.
“Tidak banyak figur yang seperti beliau. Karena tidak mungkin kami PSSI bekerja sendirian. Pernah juga kolaborasi ya antara Inter Milan dan Aspire, ada laga uji coba juga lawan PSG ya. Jadi ya kerja sama ini akan jadi sesuatu yang bagus bagi Aspire dan Indonesia. Terima kasih atas kepercayaannya,” ujar Erick Thohir dikutip dari laman resmi PSSI.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
Artikel Terkait
-
Anies Sebut Anggaran Kemhan Rp 700 Triliun, Jubir Menhan: Bohong, Menyesatkan!
-
Jokowi Pasang Badan Bela Prabowo Soal Data Pertahanan Tak Bisa Dibuka, Ganjar: Datanya Ada di Kemenko Polhukam
-
Hasil Sidang Komdis PSSI Terbaru: Dua Klub BRI Liga 1 Didenda Puluhan Juta
-
Makan Malam Bareng Erick Thohir, Maarten Paes Segera Resmi Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Bantah Anies Serang Pribadi Saat Debat, Kubu AMIN: Jokowi Juga Singgung Prabowo Soal Lahan 340.000 ha Pada 2019
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!