Lewat laman resminya pada hari Kamis (11/1), Borussia Dortmund mengumumkan kembalinya Jadon Sancho ke klub lamanya. Dalam keterangannya, pemain tersebut didatangkan dari Manchester United sebagai pemain pinjaman hingga pertengahan 2024.
Meskipun hanya berstatus pinjaman, status baru ini sedikit melegakan bagi Jodan Sancho. Sebab keberadaannya di Manchester United 4 bulan belakangan ini tak ubahnya di neraka. Sancho ‘dibekukan’ oleh Ten Hag dari skuat Manchester United.
Perang dingin dengan Ten Hag, sang manajer ini saat Manchester United menghadapi Arsenal, Agustus yang lalu. Saat itu Sancho dicadangkan oleh Ten Hag. Hal inilah yang membuat Sancho marah dan menyebut Ten Hag pembohong terkait alasan pencadangannya.
Ungkapan Sancho ini membuat Ten Hag meminta Sancho untuk minta maaf. Namun permintaan itu tidak dituruti, sejak saat itu Sancho ‘diasingkan’ dari skuad utama Manchester United.
Bagi Sancho, kembali ke Dortmund tidak ubahnya seperti kembali ke rumah lama. Sebab Sancho sendiri sebelum bergabung dengan Manchester United pada 2021, adalah pemain Dortmund. Bagi Dortmund pun kedatangan Sancho mendapat sambutan meriah.
Namun peminjaman ini tanpa klausul pembelian. Artinya, pada musim panas nanti, Sancho harus kembali ke Old Trafford.
Menanggapi peminjaman tersebut Ten Hag menanggapinya dengan santai.
“Saya harap dia baik-baik saja, jadi saya doakan yang terbaik untuknya. Itu saja,” kata Ten Hag seperti dikutip Daily Mail (12/1).
Ten Hag sendiri tampak tidak mau melanjutkan pembicaraan tentang Jadon Sancho. Dia hanya mendoakan dan mengharapkan yang terbaik di Dortmund. Ten Hag sama sekali tidak mau mengungkit perselisihannya dengan Sancho.
Tampaknya hal ini memang yang terbaik bagi keduanya. Terbukti Sancho tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya saat kembali berlatih dengan para pemain Dortmund. Empat bulan ‘neraka’ yang dialami di Old Trafford seakan hilang begitu saja.
Dortmundlah klub yang melambungkan namanya, sehingga dia diboyong ke Old Trafford. Maka tidak heran sekembalinya ke Dortmund, Sancho pasang target tinggi ingin membantu Dortmund tembus ke Liga Champions edisi mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
Artikel Terkait
-
Sukses Boyong Jadon Sancho dari Manchester United, Borussia Dortmund Pinjam Bek Chelsea Ian Maatsen
-
Doa Erik Ten Hag untuk Jadon Sancho yang Kini Tak Lagi Berseragam Manchester United
-
Jadon Sancho Ungkap Rasa Bahagia Usai Resmi Tinggalkan Manchester United
-
Eks Man United Bikin Sejarah, Bawa Middlesbrough Benamkan Chelsea di Semifinal Piala Liga Inggris
-
Start Mulus di Piala FA, Manchester United Berhasrat ke Wembley Lagi Musim Ini
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Argentina vs Swiss: Adu Kecerdasan Taktik Demi Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Buktikan Tim Kelas Juara dan Siap Lawan Prancis
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Jelang Laga, Swiss Klaim Punya Cara Meredam Messi Cs Demi Lolos Semifinal
Terkini
-
Misteri Gua Sri Bolong
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
-
Warner Bros Garap Ulang Film Free Willy, Russo Brothers Jadi Produser
-
Review Dokumenter The Man Will Burn: Ketika Eksperimen Sosial Berbenturan dengan Ambisi Miliarder
-
Kopdes Bisa Dibangun Cepat, Mengapa Fasilitas Kesehatan Primer Tidak?