Belum lama ini Yamaha memasarkan Fazzio edisi 2023 yang menyita perhatian publik dengan warna yang lebih keren dan modern, kini menyusul motor baru yang disebut sebagai adiknya Yamaha Fazzio.
Secara desain motor yang disebut adiknya Yamaha Fazzio ini bahkan lebih canggih dan tak kalah menarik. Motor baru yang disebut adiknya Yamaha Fazzio itu adalah Yamaha Neo's. Motor listrik Yamaha Neo's ini sudah meluncur di Vietnam pada akhir 2022 lalu. Lantas, bagaimana spesifikasi lengkapnya?
Berikut spesifikasi motor listrik Yamaha Neo's:
Desain motor listrik Yamaha Neo's memang mirip Fazzio dengan lekukan body membulat dan tampang imut. Hanya saja motor listrik Yamaha Neo's ini disertai bentuk lampu depan yang cukup unik berbentuk kotak dual ice.
Desain futuristik ini juga yang membuatnya diekspor ke benua Eropa, selain dipasarkan di negeri berjuluk Naga Biru tersebut. Sebagai pilihan, motor listrik Yamaha Neo's memiliki tiga opsi kelir, yaitu mulai dari hitam, putih, dan hijau tosca.
1. Spesifikasi Motor Listrik Yamaha Neo's
Berdasarkan ulasan pada kanal YouTube BERITA OTOMOTIF yang diunggah pada 1 September 2023 dengan judul "NONGOL MOTOT BARU 2023 ADIK YAMAHA FAZZIO SANGGUP TEMPUH 72KM TANPA BBM", Yamaha Neo's dilengkapi dinamo berdaya 2 Kw dan baterai lithium-ion berkapasitas 51,1 Volt, 23,2 Ah yang diklaim bisa terisi penuh dalam 8 jam pengecasan.
Sumber energi Yamaha Neo's tersebut disalurkan ke hub yang terletak di roda belakangnya. Torsi motor listrik baru ini juga cukup besar, yakni 138,3 Nm pada 40 rpm. Namun, untuk top speed-nya tidak tercantum di situs resmi Yamaha Motor.
Meski begitu, jarak tempuh Yamaha Neo's diklaim cukup jauh, karena dapat mencapai 72 Km dengan satu baterainya. Kaki-kaki Yamaha Neo's menggunakan velg ring 13 dengan ukuran ban depan 110/70, dan ban belakang 130/70.
Sistem pengereman menggunakan cakram hidrolik di sisi depan, dan tombol pada bagian belakangnya. Dengan dimensi yang compact, bobot Yamaha Neo's juga terbilang ringan, yaitu 98 Kg, sudah termasuk baterainya.
Untuk fiturnya, Yamaha Neo's sudah dilengkapi dengan smart key, slot baterai tambahan, panel instrumen digital, dua mode berkendara (Standar dan Eco), hingga Y-Connect.
2. Harga Motor Listrik Yamaha Neo's
Berdasarkan situs resmi Yamaha Vietnam, harga Yamaha Neo's ditawarkan 50 juta VND atau setara dengan Rp31.927.807. Harga Rp31,9 juta untuk motor listrik buatan Yamaha ini bisa dibilang tidak terlalu jauh dengan harga di Indonesia yang dijual dengan harga Rp22,5 juta.
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
-
Yamaha Lexi LX 155 vs Honda Vario 160: Harga Mirip, Tapi Masih Ada yang Pakai Rem Tromol
-
Alex Rins Lakoni Lebih Banyak Sesi Tes Privat Jelang Debut bersama Yamaha
-
Cocok Jadi Penantang Yamaha Lexi 155, Motor Baru dari Kymco Punya Fitur Tak Kalah Mewah
-
Yamaha Lexi 125 2024: Ini Harga Baru dan Bekas Beserta Spesifikasinya, Turun 11 Jutaan?
-
Perbedaan Yamaha Lexi LX, Aerox, dan NMAX: Mesin Mirip Lain Harga
Hobi
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?