Banyak pihak pasti merasa tidak puas dengan apa yang dilakukan Shin Tae-yong dengan timnas Indonesia dalam Piala Asia 2023. Untuk keempat kalinya, timnas Indonesia harus menderita kekalahan dalam jangka 1 bulan ini.
Hal itu terlihat juga pada pertandingan tadi malam, Senin (16/1), saat timnas Indonesia hadapi Irak dalam Piala Asia 2023. Alih-alih meraih hasil imbang, justru Irak yang menghabisi Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan dengan skor 3-1.
Kecewa, jelas dirasakan para penggemar. Harapan Indonesia melaju ke babak 16 besar sesaat memudar. Pasalnya hanya tinggal 2 pertandingan yang harus dilakoni. Salah satu lawan yang menunggu adalah Jepang, negara berperingkat 17 FIFA.
Namun ketika penonton melihat aksi gol yang dilakukan Marselino Ferdinan ke gawang Irak, pasti akan muncul perasaan lain. Selain gol itu cantik hasil sodoran Yacob Sayuri, sang pencetak gol adalah talenta muda Indonesia.
Talenta muda itu baru berumur 19 tahun dan sudah dipercaya bermain di timnas senior. Namun ternyata bukan hanya Marselino saja, masih ada Ivar Jenner, Rizky Ridho, Hokky Caraka, Justin Hubner, Ernando, dan lain-lain. Para pemain ini usianya di bawah 23 tahun.
Dari 26 pemain yang diboyong Shin Tae-yong, terhitung 11 pemain adalah pemain muda. Hal ini membuat rerata pemain timnas Indonesia begitu muda.
Langkah Shin Tae-yong ini bukannya tanpa alasan. Seperti apa yang pernah dikatakan Shin Tae-yong, masa depan sepak bola Indonesia ada di tangan mereka semua, bukan para senior. Sehingga layak jika mereka diberi panggung.
Bagi Shin Tae-yong, Piala Asia 2023 menjadi ajang panggung bagi para pemain muda. Selain menambah jam terbang, juga menambah pengalaman internasional para pemain. Sehingga saat di masa mendatang mereka akan siap menerima tongkat estafet itu.
Langkah Shin Tae-yong diduga berkaitan erat dengan ajang April 2024. Saat itu timnas Indonesia U-23 akan turun di babak final Piala Asia U-23 2024. Ajang kelompok umur bergengsi tingkat Asia. Dengan kata lain, ajang Piala Asia 2023 menjadi ajang pemanasan.
Namun meski menempatkan sebagai ajang pemanasan, Shin Tae-yong tetap memadukan para pemain muda dengan pemain senior. Hal itu terlihat gol Marselino yang merupakan kolaborasi dengan Yacob Sayuri, pemain senior.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
-
3 Negara Asia Tenggara Kompak Kalah di Piala Asia 2023, Gambaran Kualitas Sepak Bola yang Jauh Tertinggal
-
Komentari Gol Kedua Irak ke Gawang Timnas Indonesia, Shayne Pattynama: Itu Masalah, Tapi Kami Tak Bisa Berbuat Banyak
-
Jadwal Dua Laga Sisa Timnas Indonesia di Grup D Piala Asia 2023: Lawan Vietnam Wajib Menang!
-
Media Jepang Waspadai Lemparan ke Dalam Pratama Arhan: Bisa Bikin Petaka
-
Pep Guardiola Pelatih Terbaik FIFA 2023, Ada Andil Shin Tae-yong
Hobi
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Terkini
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November
-
Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar
-
Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran
-
The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali
-
Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia