Kepindahan Pratama Arhan ke klub K1 League, Suwon FC memang cukup menggemparkan jagad sepakbola nasional dalam beberapa hari terakhir. Bagaimana tidak?
Setelah sempat dikabarkan akan pindah ke klub Saddil Ramdani, yakni Sabah FA di liga Malaysia, ternyata pemain berusia 21 tahun tersebut justru pindah ke Suwon FC yang merupakan tim kasta tertinggi liga Korea Selatan.
Usai diresmikan menjadi bagian tim yang bermarkas di kota Suwon, Korea Selatan tersebut, Pratama Arhan mendapatkan sorotan dari salah satu media sepakbola asal negeri gingseng tersebut, yakni Sports Seoul.
Melansir dari kanal berita suara.com, pemain yang sukses mempersembahkan medali emas Sea Games 2023 lalu tersebut dipuji oleh media Sports Seoul dan dianggap sebagai salah satu pemain asia tenggara terbaik saat ini.
“Berbeda dengan pandangan umum tentang pemain sepakbola Asia Tenggara yang sering dianggap cepat namun kurang canggih, Arhan dinilai sebagai pemain yang memiliki keterampilan teknis yang kompeten, termasuk dalam hal umpan silang, menggiring bola, dan mengoper,” tulis Sports Seoul dalam laporannya, Rabu (17/01/2024) kemarin.
Namun, Pratama Arhan harus menunggu debutnya untuk Suwon FC. Pasalnya, mantan pemain Tokyo Verdy tersebut kini sedang membela timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2023 yang berlangsung di Qatar.
Pratama Arhan Hanya Diberikan Kontrak 1 Musim Bersama Suwon FC
Kendati dipuji oleh media Korea Selatan, ternyata Pratama Arhan hanya dikontrak selama 1 musim saja oleh klub barunya, Suwon FC. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh agen sang pemain, Dusan Bogdanovic.
Namun, dirinya juga memiliki opsi perpanjangan selama 1 tahun apabila performanya dirasa memuasakn oleh pihak klub Suwon FC.
“(Kontraknya) 1 (tahun)+1 (opsi perpanjangan),” ujar Dusan Bogdanivic, dikutip dari kanal berita suara.com pada Kamis (18/01/2024).
Sepertinya kali ini sang pemain dan agen tidak mau terburu-buru mengambil kontrak jangka panjang seperti yang dilakukannya saat bergabung dengan klub Jepang, Tokyo Verdy. Selama berseragam klub asal kota Tokyo tersebut, Pratama Arhan memang hanya sering memanaskan bangku cadangan dan hanya bermain sebanyak 2 pertandingan saja.
Dirinya lebih sering diturunkan dalam laga-laga uji coba melawan tim sekelas Universitas di Jepang. Tentunya diharapkan di klub barunya nanti, Pratama Arhan dapat bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain dibandingkan sebelumnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
Hobi
-
Sedih, Marc Marquez Menangis saat Jelaskan Kondisi Fisiknya pada Tim Ducati
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
Strategi Rockstar "Menganaktirikan" Gamer PC? GTA 6 Rilis di Console Dulu!
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
Terkini
-
Novel Belajar di Mikrolet: Mengejar Mimpi dari Balik Jendela Mikrolet
-
4 Serum Kandungan Kunyit Kaya Antioksidan, Rahasia Kulit Auto Cerah Merata
-
Keyakinan yang Mengubah Realitas dalam Buku Spontaneus Healing of Belief
-
Suka Filing for Love? 6 Drama Perselingkuhan Kantor yang Bikin Geregetan!
-
Di Balik Kisah Fantasi Big Fish: Mengubah Cara Pandang Kita Pada Kematian