Penampilan wonderkid Indonesia, Marselino Ferdinan di laga pertama fase penyisihan grup kontra Irak pada 15 Januari 2024 lalu benar-benar membuat berbagai kalangan terkesima.
Meskipun Timnas Indonesia harus menelan kekalahan dengan skor 1-3, namun pemain yang kini memperkuat klub KMSK Deinze di Liga Belgia itu menunjukkan kualitas bermain yang jauh di atas usianya saat ini.
Bahkan, kebintangan Marceng di laga kontra Irak juga secara langsung diakui oleh akun media sosial resmi milik induk sepak bola Asia, theafchub.
Dalam sebuah unggahannya pada 17 Januari 2024, akun TikTok the afchub mengunggah aksi-aksi pemain muda yang bersinar di Piala Asia edisi kali ini. Tentu saja, pada unggahan tersebut terdapat cuplikan video seorang Marselino Ferdinan di dalamnya.
Bahkan, jika kita melihat judul video yang diunggah oleh AFC, induk sepak bola benua Asia itu tanpa ragu menuliskan judul "future stars" alias bintang-bintang masa depan dalam persepakbolaan benua ini.
Dalam video tersebut, Marselino Ferdinan disejajarkan dengan bintang-bintang muda dari berbagai negara Asia lainnya. Sebut saja Lee Kang In dari Korea Selatan, Jordan Bos dari Australia dan Sultan Adil dari Uni Emirat Arab.
Penyematan seorang Marselino Ferdinan di unggahan video berjudul future stars oleh theafchub seolah menandakan sebuah pengakuan tersendiri dari AFC terkait kualitas sang pemain.
Meskipun masih berusia belia, 19 tahun namun Marceng dinilai akan menjadi salah satu pemain yang memiliki prospek cerah dalam beberapa waktu mendatang.
Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan unggahan the-afc.com pada 7 Januari 2024 lalu. Kala itu, dalam sebuah artikelnya, laman resmi konfederasi sepak bola benua Asia tersebut tak mencantumkan nama Marceng dalam daftar 5 pemain muda yang layak untuk ditonton di putaran final Piala Asia edisi kali ini.
Ironisnya, AFC saat itu justru memilih pemain Malaysia, Arif Aiman Hanapi menjadi satu dari lima pemain yang aksinya layak untuk dinantikan.
Namun, tanpa perlu disanjung-sanjung dan digembar-gemborkan, Marselino justru tampil baik di laga pertama, dan membuat mata para pencinta sepak bola Asia terbelalak dengan aksinya bersama Pasukan Merah Putih.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
Artikel Terkait
-
Shin Tae-yong Isyaratkan Ubah Gaya Main saat Timnas Indonesia Hadapi Vietnam di Piala Asia 2023
-
Tumbang di Laga Pembuka, Ini Skenario Timnas Indonesia Lolos ke 16 Besar Piala Asia 2023
-
Bela Negara, Erick Thohir Desak Netizen Jangan Galak-galak ke Pemain Timnas Indonesia yang Main di Piala Asia 2023
-
Jelang Laga Hadapi Vietnam, STY: Tidak Ada Pilihan Lain Selain Menang!
-
Shin Tae-yong Sebut Rekor Buruk Timnas Indonesia Lawan Vietnam Tak Penting, Janjikan Balas Dendam
Hobi
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
Terkini
-
Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
-
Ilusi Sekolah Gratis: Biaya Tersembunyi yang Membungkam Mimpi Anak Bangsa
-
Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?
-
Review The Price of Confession: Saat Ketenangan Terlihat Lebih Mencurigakan