Match day terakhir grup D yang dijalani oleh Timnas Indonesia berakhir di luar ekspektasi. Berharap kembali menuai poin kala bersua dengan Jepang yang merupakan raksasa sepak bola benua Asia, anak asuh Shin Tae Yong tersebut harus tertunduk lesu di akhir laga.
Menyadur laman the-afc.com pada 24 Januari 2024, Indonesia harus bertekuk lutut dari Samurai Blue dengan skor 1-3. Dari laman yang sama terkonfirmasi bahwa tiga gol yang merobek jala gawang Ernando Ari Sutaryadi dilesakkan oleh dwigol Ayase Ueda, dan satu gol bunuh diri dari Justin Hubner.
Satu-satunya gol balasan dari Pasukan Merah Putih, dipersembahkan oleh pemain berdarah Belanda, Sandy Walsh di menit-menit terakhir pertandingan.
Melanggar Ayase Ueda
Dari tiga gol yang melesak ke gawang Indonesia, satu di antaranya merupakan andil besar dari Jordi Amat. Jika kita melihat unggahan video di kanal YouTube RCTI Entertainment pada 24 Januari 2024, gol pertama Jepang ke gawang Indonesia terjadi karena Jordi Amat dinilai melakukan pelanggaran saat mencoba untuk melakukan pengawalan terhadap Ayase Ueda.
Jordi yang bertarung dengan Ueda di petak penalti Indonesia, menarik Ueda hingga terjatuh dan membuat wasit memberikan penalti kepada Jepang.
Kembali melakukan kesalahan yang cukup fatal, membuat Jordi Amat menjadi sorotan kembali. Lantas, apakah dengan rentetan kesalahan yang dibuat oleh pemain berdarah Spanyol tersebut, menandakan dirinya harus ditepikan untuk sementara waktu dari skuat?
Tentu saja pertanyaan tersebut akan sangat sulit untuk dijawab. Pasalnya, Jordi Amat saat ini merupakan pemain belakang paling berpengalaman di lini pertahanan Timnas Indonesia.
Ketenangan dan leadershipnya di benteng pertahanan Indonesia masihlah sangat diperlukan untuk membuat permainan di depan gawang menjadi lebih stabil. Terlepas dari aksi-aksinya yang belakangan merugikan tim, namun harus diakui bahwa pengalaman dan cara bertarung Jordi Amat masihlah diperlukan di sektor pertahanan Indonesia.
Kelebihan-kelebihan itulah yang pada akhirnya membuat coach Shin menunjuknya sebagai kapten tim kedua setelah Asnawi Mangkualam Bahar. Karena sang pelatih menyadari, keberadaan seorang Jordi Amat masihlah memiliki pengaruh besar terhadap kekuatan lini belakang timnya.
Lantas, apakah perlu diistirahatkan untuk sementara waktu agar sang pemain bisa kembali ke puncak permainannya? Ini adalah opsi yang bisa ditempuh, mengingat beberapa waktu mendatang Indonesia dipastikan bakal kedatangan rombongan pemain belakang dari benua Eropa.
Jadi, sembari menunggu Jordi on form, tak ada salahnya jika coach Shin memberikan waktu kepada para pemain barunya tersebut.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Elkan Baggott Diplot Jadi Striker Dadakan Timnas Indonesia, Waketum PSSI Pertanyakan Keputusan STY
-
2 Komentar Menarik Pelatih Jepang Usai Taklukkan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
-
Dua Kali Dibantai di Piala Asia 2023, Ranking FIFA Timnas Indonesia Tetap Naik Signifikan
-
Lemparan Pratama Arhan Kembali Bikin Gol, Ekspresi Azizah Salsha Kegirangan Jadi Sorotan
-
Andalan STY, 4 Pemain Timnas Indonesia Ini Selalu Tampil di Fase Grup Piala Asia 2023
Hobi
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!