Misteri memang menjadi salah satu genre novel yang banyak diminati oleh banyak orang. Hal itu dikarenakan premisnya yang unik, ceritanya yang menegangkan, maupun plot twistnya yang mencengangkan.
Banyak novel-novel misteri terkenal yang sering kita temui di toko buku, seperti Sherlock Holmes, novel-novel karya Agatha Christie, dan lain-lain. Namun, penulis Indonesia banyak yang menerbitkan novel misteri yang tak kalah menakjubkan dari novel misteri luar negeri. Simak rekomendasinya!
1. Tewasnya Gagak Hitam karya Sidik Nugroho
Novel ini menceritakan tentang seorang pelukis yang ingin mengetahui rahasia di balik seorang pengarang yang tewas gantung diri. Berita kematian tersebut tersebar luas di masyarakat melalui berita harian di koran.
Menurutnya, kematiannya terlalu janggal sebab tidak meninggalkan jejak sedikit pun. Hal tersebut membawa pelukis tersebut ke Singkawang dan mengulik misteri dibalik kematian pengarang yang memiliki nama samaran Gagak Hitam.
2. Rahasia Meede: Misteri Harta Karun VOC karya E.S. Ito
Novel ini berkisah tentang ditemukannya terowongan tua di Jakarta. Pintu masuknya terletak di sebuah Museum Sejarah Jakarta. Rute dari terowongan tersebut berujung pada tempat persembunyian emas VOC.
Sementara itu, di sisi lain, Jakarta mengalami teror pembunuhan misterius. Satu per satu orang penting ditemukan tewas mengenaskan di tempat-tempat berawalan B disertai pesan aneh berupa Tujuh Dosa Sosial yang pernah dicetuskan oleh Mahatma Gandhi.
Kira-kira apa yang sedang terjadi? Apakah terowongan dan pembunuhan tersebut saling terkait?
3. Dua Dini Hari karya Chandra Bientang
Dalam novel ini, dikisahkan 3 anak jalanan ditemukan tewas, tergantung di pinggir flyover Jatinegara. Satu mayat lagi muncul dan terlilit kabel tiang listrik.
Penyelidikan pun dimulai dengan ragu-ragu sehingga polisi tidak bertindak secara maksimal. Banyak orang yang berpikir: mereka hanya gelandangan, lebih baik disingkirkan.
Namun, apakah anak-anak itu pantas mati? Bagaimana misteri dan motif dibalik dilenyapkannya anak-anak jalanan tersebut?
4. Pemburu Halimun karya Mochamad Reza Wardhana
Kisah novel ini berpusat pada ditemukannya mayat Diana Ambarsari yang memunculkan kerumitan bagi satuan reskrim Polrestabes Surabaya.
Diana terakhir kali terlihat di dalam lift di kantornya pada malam hari. Ia ditemukan tewas di tempat yang berjarak jauh dari kantornya.
Kematian misterius menyusul. Seorang wanita muda melihat kekasihnya terjun dari apartemennya saat ia melangkah menuju balkon.
Polisi yakin jika wanita tersebut adalah pelakunya berdasarkan bukti-bukti kuat yang ditemukannya pada kamar apartemen tersebut. Namun, bagaimana mungkin itu terjadi?
5. Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita
Misteri Patung Garam berkisah tentang ditemukannya mayat seorang pianis yang terduduk di depan pianonya. Namun, bibirnya terjahit, bola matanya dirusak meninggalkan lubang hitam yang mengerikan, dan organ-organ tubuhnya dikeluarkan secara paksa.
Pembunuhan sadis tersebut menjadi misteri besar karena terdapat rambut palsu merah panjang yang menutupi kepalanya dan tubuh sang pianis yang dilumuri adonan garam.
Kiri Lamari, penyidik kasus ini terus mencari petunjuk yang menyebabkan kematian sang pianis. Namun, Lamari tak kunjung juga menemukan jawabannya. Sementara itu, tubuh mayat lain tanpa organ yang dilumuri garam kembali ditemukan.
Itulah beberapa rekomendasi novel misteri karya penulis Indonesia yang wajib kamu baca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Wajib Punya! 4 Lip Liner Warm Undertone untuk Tampilan Natural dan Fresh
-
Makeup Anti Longsor! Ini 4 Rekomendasi Primer Lokal untuk Kulit Berminyak
-
3 Rekomendasi Tinted Lip Balm Brand Lokal Mulai dari 50 Ribuan, Wajib Coba!
-
Kombinasi Ampuh! Ini 3 Serum Gabungan Vitamin C dan Niacinamide Terbaik
-
5 Komunitas Tur Jalan Kaki di Jogja yang Seru dan Bikin Kamu Makin Pintar
Artikel Terkait
-
4 Kunci Kebahagiaan dalam Hidup dari Novel Grafis 'Honest World'
-
Memburu Ramuan Awet Muda dalam Novel "Eksperimen Faust"
-
Perjalanan Penggembala Domba Mencari Harta Karun dalam Novel Sang Alkemis
-
Review Film 'The Skin I Live In', Definisi Kasih Ayah Sepanjang Masa
-
Jebakan Ingatan dari Pengidap Alzheimer dalam Catatan Harian Sang Pembunuh
Hobi
-
Bos Ducati Muak, Nasib Pecco Bagnaia Musim Depan sedang di Ujung Tanduk
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
MotoGP Tes Buriram 2026: Fabio Quartararo Frustrasi dengan Mesin V4 Yamaha
-
Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat
-
FIFA Series 2026, Ajang Debut John Herdman yang Terancam Sepi Kehadiran Suporter
Terkini
-
Tayang 14 Maret, Ini Jajaran Pemain Drama Korea Thriller Medis Doctor Shin
-
Kritik Buka Puasa Mewah: Menghapus Sekat Antara Wagyu dan Nasi Bungkus
-
7 Smartphone Mini Paling Gahar di 2026, Pilih Mana?
-
Imbas Polemik Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Sebut 600 Awardee Tengah Diselidiki
-
Detik Terakhir Sebelum Magrib