Turnamen antar negara level tertinggi di Benua Asia, AFC Asian Cup 2023 kini telah memasuki babak 8 besar. Seiring dengan usainya babak 16 besar, delapan tim terbaik akhirnya terkonfirmasi untuk kembali bertarung di babak perempat final gelaran edisi kali ini.
Menyadur laman resmi AFC, delapan negara yang telah memastikan diri adalah Tajikistan, Yordania, Australia, Korea Selatan, Iran, Jepang, Uzbekistan dan tuan rumah Qatar.
Jika menilik delapan negara yang ada di babak perempat final ini, tentu saja relatif tak ada kejutan besar, kecuali masuknya Tajikistan. Selain Tajikistan, ketujuh negara lainnya tercatat pernah mencicipi prestasi yang mentereng di sejarah gelaran Piala Asia.
Jepang, Qatar, Korea Selatan, Australia, dan Iran, tercatat pernah menjadi kampiun gelaran. Sementara Yordania, tercatat pernah menjadi perempatfinalis pada edisi 2004 dan 2011, dan Uzbekistan pernah menduduki empat besar turnamen pada edisi 2011 lalu.
Dengan demikian, maka dapat dipastikan bahwa hampir tak ada kejutan berarti yang terjadi di babak delapan besar ini kecuali lolosnya Tajikistan yang membuat rentetan sejarah di turnamen.
Sekadar informasi, Tajikistan terjun ke putaran final Piala Asia 2023 ini dengan status sebagai tim debutan. Dengan demikian, maka negara yang berada di kawasan Asia Tengah ini sama sekali belum pernah mencicipi ketatnya atmosfer persaingan antar negara di level tertinggi benua Asia tersebut.
Maka tak mengherankan jika pada akhirnya, munculnya nama Tajikistan di babak delapan besar, merupakan sebuah kejutan terbesar di turnamen Piala Asia kali ini.
Terlebih, di babak perempat final ini, mereka akan berhadapan dengan Yordania, yang secara kualitas tidaklah sekuat Jepang, Korea Selatan, Iran, maupun Qatar yang dalam beberapa tahun belakangan ini bertransformasi menjadi raksasa baru di persepakbolaan benua Asia.
Jadi, meskipun penghuni babak delapan besar kali ini adalah tim-tim yang secara sejarah sudah kenyang pengalaman, namun keberadaan Tajikistan di babak ini menjadi sebuah anomali tersendiri, di mana tim yang berangkat dari status sebagai debutan, justru sukses menumbangkan tim sekelas Uni Emirat Arab meskipun melalui adu tendangan penalti di babak 16 besar lalu.
Jadwal Pertandingan Babak 8 Besar Piala Asia 2023
- Tajikistan vs Yordania (2 Februari 2024)
- Australia vs Korea Selatan (2 Februari 2024)
- Iran vs Jepang (3 Februari 2024)
- Qatar vs Uzbekistan (3 Februari 2024)
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bagi Seorang Ayah seperti Saya, Bulan Ramadan Justru Datangkan Perasaan Ngenes yang Berganda
-
Dapat Pekerjaan Baru, Patrick Kluivert Bakal Bikin Timnas Suriname Melesat Tajam! Tapi ke Mana?
-
Elkan Baggott Nyatakan Siap Comeback, Justin Hubner Harus Siap Jadi Tumbal The Big Elk!
-
Bagi LOSC Lille, Calvin Verdonk Belakangan Ini Tak Ubahnya Penjelmaan Dewi Fortuna Versi Lite
-
Sepertiga Akhir Ramadan dan Muslim Indonesia yang Harus Berjuang Lebih Keras Berburu Lailatul Qadar
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Uji Coba Jelang Piala Asia U-23 2024, Intip 3 Lawannya
-
Shayne Pattynama Sudah Sebulan Tanpa Klub, Berlabuh di Liga 1?
-
Pelatih Jepang Akui Belajar dari Timnas Indonesia usai Singkirkan Bahrain di 16 Besar Piala Asia 2023
-
3 Prestasi Shin Tae-yong yang Unggul dari Pelatih Timnas Indonesia Lainnya
-
Justin Hubner 'Serang Balik' Pengkritik Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Hobi
-
Ernando Ari Dicoret, 4 Penjaga Gawang Masuk Skuad Final Timnas Indonesia
-
FIFA Series 2026: John Herdman Pertebal Dinding Pertahanan Timnas Indonesia
-
Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Menyambut Era John Herdman, Skuad Final Timnas Indonesia Segera Diumumkan?
Terkini
-
Apa Untungnya Perang? Analisis Kerugian Tak Terhingga dari Konflik Global Saat Ini
-
Fakta dan Makna MV Baru Harry Styles 'American Girls': Nostalgia Rasa?
-
Dilarang Berlama-lama: Cara Mengambil Manfaat dari 'Wangsit Kamar Mandi'
-
Wajib Tonton! 5 Film Indonesia Bertema Mudik yang Penuh Makna dan Emosi
-
Pelangi di Mars, Ketika Film Anak Gagal Memahami Anak