Gonjang-ganjing masa depan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong masih terus berlanjut hingga saat ini. Meskipun telah bertemu dengan Erick Thohir sang ketua umum PSSI beberapa waktu lalu, perpanjangan kontrak untuk pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut masih harus menunggu gelaran Piala Asia U-23 di bulan April mendatang.
Tak hanya itu, di tengah belum pastinya perpanjangan kontrak coach Shin, selentingan kabar mulai berhembus terkait kedatangan pelatih baru yang diproyeksikan untuk menggantikan STY. Disebut-sebut dalam berbagai media, sosok pelatih baru yang bakal menggantikan STY tersebut memiliki nama besar di kancah persepakbolaan dunia.
Namun jangan salah, meskipun beredar kabar bakal datangnya pelatih berkelas dunia untuk menukangi Timnas Indonesia, hal tersebut ternyata tak membuat pengamat sepak bola nasional, Justinus Lhaksana silau.
Malahan, pria yang akrab disapa dengan nama Kochi atau coach Justin tersebut menilai, Timnas Indonesia saat ini tak membutuhkan pelatih dengan nama besar. Namun yang diperlukan justru pengembangan fondasi yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.
"Alangkah sayangnya, kalau pondasi yang sudah dibangun ini, dihilangkan dengan datangnya pelatih baru. It's not againity!" ujar Kochi melansir unggahan akun TikTok sahbat.bola pada 7 Februari 2024.
Berikutnya, pria yang juga mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia tersebut memberikan contoh nyata bahwa pelatih berkelas pun tak selalu bisa memberikan perubahan positif kepada tim yang dibesutnya.
"Contoh paling bagus, your club (MU). Setelah Sir Alex (Ferguson), berapa pelatih? Kurang besar apa namanya yang datang? Kurang mahal apa? Flop juga!" imbuh Kochi.
"Jadi bukan masalah nama hebat atau tidak, kecocokan, itu yang sulit," terang pria berkacamata tersebut.
Sependapat dengan Kochi, sejatinya untuk saat ini Skuat Garuda tak membutuhkan kedatangan sosok pelatih baru meskipun memiliki label dunia dan nama besar, karena hal tersebut belum tentu menjamin meningkatnya prestasi Pasukan Merah Putih.
Justru kecocokanlah yang saat ini menjadi hal penting di mata Kochi, karena jika pelatih cocok dengan pemain dan kultur sepak bola Indonesia, maka hal itu akan menjadi penjembatan untuk prestasi Timnas Indonesia di masa mendatang.
Dan sejauh ini, coach Shin punya banyak kecocokan dengan persepakbolaan Indonesia kok!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi
-
Piala Dunia 2026: Messi Makin Menggila, Mengapa CR7 Masih Belum Temukan Performa Terbaiknya?
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
Artikel Terkait
-
Ada Marselino Ferdinan, Berikut 3 Pemain dengan Label Serba-bisa di Timnas Indonesia
-
Setelah Hadapi Suwon FC, Timnas Indonesia U-20 Alami Peningkatan
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Markas Timnas Indonesia Semengerikan Itu bagi Vietnam
-
Ngenesnya Jadi STY, Disanjung di Luar Negeri tapi Dijatuhkan Habis-Habisan di Indonesia
-
Jadi Tulang Punggung di Piala Asia 2023, 3 Pemain Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Diincar Klub Top Eropa
Hobi
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Analisis Taktik Afrika Selatan vs Korea Selatan, Siapa Melaju ke 32 Besar?
-
Maroko Incar Puncak Grup, Haiti Siap Beri Perlawanan Terbaik
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
Terkini
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Anti-Apek! 4 Parfum Pria Paling Segar Buat Dipakai Gym dan Olahraga Outdoor
-
Proklamasi di Kedai Kopi: Lahirnya Republik Marilah Cerita