Guna meladeni tantangan Vietnam di pertandingan lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Putaran kedua, pelatih Timnas Indonesia telah merilis secara resmi daftar penggawa Garuda. Melalui laman pssi.org (7/3/2024), pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut telah menetapkan 28 nama penggawa untuk pertandingan back to back melawan Vietnam tanggal 21 dan 26 Maret mendatang.
Sepertimana pemanggilan sebelumnya, pemanggilan pemain kali ini pun diselimuti dengan data dan fakta. Ingin tahu, data dan fakta apa saja yang ada dalam pemanggilan kali ini? Mari kita bahas, 3 data dan fakta pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia untuk laga melawan Vietnam nanti.
1. Pemain Tertinggi dan Terendah
Data dan fakta pertama pemanggilan pemain kali ini adalah terkait tinggi badan para pemain yang masuk dalam skuat. Tak berbeda dengan sebelumnya, pemain tertinggi di Timnas Indonesia saat ini masih dipegang oleh bek andalan STY, Elkan Baggott.
Menyadur laman transfermarkt.com (8/3/2024), pemain berusia 21 tahun tersebut memiliki tinggi badang 196cm, dan terpaut hingga 31cm dengan pemain terendah di skuat saat ini, Yance Sayuri yang bertinggi badan 165cm.
2. Pemain Tertua dan Termuda
Untuk kali ini, pemain tertua dan termuda dalam skuat masih sama dengan pemanggilan terakhir untuk Piala Asia 2023 lalu. Pemain tertua masih menjadi milik Jordi Amat yang lahir pada 21 Maret 1992 sehingga saat ini berusia 31 tahun, sementara pemain termuda, masih dipegang oleh wonderkid lini tengah Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan.
Marceng yang lahir pada 9 September 2004, saat ini masih resmi berusia 19 tahun, dan baru akan menyentuh usia 20 tahunnya pada bulan kesembilan nanti.
3. Pemain Caps Terbanyak dan Potensi Debutan
Fakta ketiga dari pemanggilan pemain kali ini adalah pemain dengan penampilan terbanyak dan potensi debutan. Untuk pemain dengan caps terbanya, hingga saat ini masih didominasi oleh para pemain kesayangan STY yakni Asnawi Mangkualam Bahar, Witan Sulaeman dan Pratama Arhan yang masing-masing memiliki 39 caps bersama Timnas.
Sementara dalam daftar potensi debut, empat pemain keturunan memiliki kans besar untuk mencatatkan penampilan perdana untuk Timnas Indonesia. Mereka adalah Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On yang kali ini mendapatkan panggilan perdana ke Skuat Garuda.
Itulah tiga data dan fakta pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk laga melawan Vietnam kali ini. Ada yang mau menambahkan?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
-
Piala Dunia 2026 dan Tak Selarasnya Casing Timnas Maroko dengan Dapur Pacu Mereka
-
Piala Dunia 2026,Babak 32 Besar, dan Pertemuan Brasil dengan Jepang yang Terjadwal Terlalu Dini
-
Jika FIFA Bertindak Tegas, Kuota AFC di Piala Dunia Bisa Berkurang Gegara Tim-Tim Arab!
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
Artikel Terkait
-
Kejar Target Bisa Perkuat Timnas Indonesia Lawan Vietnam, Nathan Tjoe-A-On Diharapkan Sumpah WNI Pekan Depan
-
STY Tak Panggil Shayne Pattynama, Indikasi Cedera Sang Pemain Cukup Parah?
-
Seleksi Pemain Timnas U-16, Nova: Pemain Diaspora Akan Seleksi Terpisah
-
Penilaian Media Vietnam Soal Hokky Caraka Jelang Timnas Indonesia Vs Vietnam, Kayak Pemain Asing!
-
Attitude Adam Alis Jadi Sorotan, Netizen Anggap Shin Tae-yong Layak Coret Sang Pemain dari TImnas Indonesia
Hobi
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Duel Panas Demi 16 Besar: Portugal Siap Habisi Kroasia atau Justru Tumbang?
-
10 Julukan Pesepak Bola Dunia dan Kisah di Balik Namanya
-
Dikalahkan Belgia 2-3, Senegal Tak Mampu Ulang Memori Piala Dunia 2002
-
Romelu Lukaku Sanjung Karakter Kuat Belgia, Setan Merah OTW Tembus Final?
Terkini
-
Ketika Piala Dunia Bikin Patah Hati: Tips Bangkit Setelah Tim Favorit Gugur
-
Dikelilingi Banyak Orang, Tapi Tak Punya Tempat Bercerita? Kamu Tidak Sendirian
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
4 Moisturizer Ampuh Atasi Kulit Kering Sekaligus Kusam tanpa Pori Tersumbat
-
Hilangnya Habitat, Kematian Indro, dan Masa Depan Gajah Sumatera yang Terancam