Tiga hari menjelang pertarungan akbar melawan Timnas Vietnam, para penggawa Garuda mulai berdatangan untuk melakoni pemusatan latihan. Sebelumnya, sejumlah 28 nama telah dirilis oleh pelatih Shin Tae-yong melalui laman pssi.org (7/3/2024) dan satu pemain tambahan dipanggil untuk menggenapi skuat di hari-hari terakhir jelang TC.
Dari total 29 nama yang diproyeksikan untuk bertarung melawan Vietnam, tiga pemain di antaranya berposisi sebagai bek kiri. Mereka adalah Pratama Arhan yang bermain untuk Suwon FC, kemudian Edo Febriansyah yang kini memperkuat Persib Bandung, dan nama baru Nathan Tjoe-A-On yang saat ini tergabung di klub SC Heerenveen.
Uniknya, dari tiga nama tersebut, statistik permainan musim ini justru berpihak pada Edo Febriansyah. Satu-satunya bek kiri yang mentas di kompetisi dalam negeri tersebut secara penampilan, ternyata jauh lebih unggul daripada Pratama Arhan dan juga Nathan Tjoe.
Hal ini dibuktikan dengan data yang ada di laman transfermarkt. Sejauh ini, pemain berusia 26 tahun tersebut telah memainkan 26 laga bersama Persib Bandung. Dari jumlah laga tersebut, eks penggawa RANS Nusantara itu juga turut menyumbangkan satu gol bagi Maung Bandung, dan mendonasikan dua assist pada total 1.351 menit permainannya.
Catatan yang dimiliki oleh Edo Febriansyah tersebut tercatat jauh lebih bagus daripada Pratama Arhan dan juga Nathan Tjoe. Arhan yang selama ini menjadi andalan coach STY di sektor kiri permainan Skuat Garuda, hingga saat ini belum mendapatkan menit bermain bersama klub barunya, Suwon FC.
Ironisnya, tren negatif tersebut merupakan kelanjutan dari periode kelam Arhan sebelumnya, di mana selama dua musim membela Tokyo Verdy, pemain berusia 22 tahun itu tercatat hanya mendapatkan empat kali kesempatan turun ke lapangan.
Pun demikian halnya dengan sang pemain baru, Nathan Tjoe-A-On. Pasca kepindahannya ke Heerenveen, mantan pemain Swansea junior tersebut tercatat baru mendapatkan dua kali kesempatan turun lapangan.
Dari dua laga tersebut, pemain berusia 22 tahun itu baru mencatatkan 7 menit bermain, dan belum ada sumbangsih gol maupun assist yang dicatatkan untuk timnya.
Jika melihat kenyataan tersebut, akankah coach Shin memberikan kepercayaan kepada Edo Febriansyah di laga melawan Vietnam mendatang? Ataukah justru masih akan mempercayakan kepada Pratama Arhan dan Nathan Tjoe? Kita tunggu bersama!
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
Hobi
-
Membelot dari Hongkong, Adik Mitchell Baker Segera Bela Timnas Indonesia?
-
Jadwal MotoGP Qatar 2026: Balapan di Tengah Isu Perang, Tim Yamaha Mundur
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
Terkini
-
Webtoon Ayah, Aku Tidak Mau Menikah: Ketika Salah Paham Jadi Komedi Terbaik
-
Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds
-
Estetika Kehancuran dan Perenungan di Serial Love, Death & Robots Volume 4
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi