Pada laga kedua antara timnas Indonesia vs. Vietnam yang berlangsung di My Dinh International Stadiu, Hanoi, Selasa (26/03/2024) kemarin, timnas Indonesia sukses meraih kemenangan di kandang Vietnam dengan skor telak 0-3. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), kemenangan ini sekaligus menjadi pematah rekor yang tidak pernah menang selama 20 tahun saat bertandang ke Hanoi.
Dalam laga yang berlangsung cukup ketat kemarin, timnas Indonesia memang harus bermain dengan beberapa pemain yang absen dan sakit. Beberapa nama seperti Marc Klok, Dimas Drajad, Ivar Jenner, Nadeo Argawinata dan Sandy Walsh harus absen karena cedera, sakit ataupun akumulasi kartu kuning. Namun, kendati bermain tanpa skuad penuh, timnas Indonesia tetap bisa memberikan perlawanan yang cukup tangguh dan bahkan sukses meraih 3 poin di kandang lawan.
Pada laga kemarin, sektor bek kiri yang diisi oleh Nathan Tjoe-A-On dianggap sebagai sektor yang cukup hidup dalam penyerangan timnas Indonesia. Bahkan, salah satu gol yang dihasilkan oleh Ragnar Oratmangoen di menit ke-23 merupakan buah kerja dari bek keturunan Belanda yang kini masih berusia 22 tahun tersebut.
Nathan Tjoe-A-On yang dalam pertandingan keduanya bersama timnas Indonesia kali ini bermain selama kurang lebih 94 menit sebelum digantikan oleh Edo Febriansyah menjelang babak kedua berakhir. Namun, selama waktu yang lebih dari masa normal tersebut, Nathan Tjoe-A-On sukses mengidupkan sektor lini kiri timnas Indonesia. Dirinya mampu bermain menyerang dan bertahan sama baiknya.
Hal ini tentunya menepis spekulasi yang mengtakan bahwa sektor bek kiri timnas Indonesia akan sedikit mengalami penurunan dibandingan di laga pertama pada Kamis (21/03/2024) kemarin karena absennya Pratama Arhan yang notabene merupakan bek kiri andalan dari Shin Tae-yong.
Hadirnya Nathan Tjoe-A-On Kian Hidupkan Persaingan di Posisi Bek Kiri
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, dengan hadirnya Nathan Tjoe-A-On dalam skuad timnas Indonesi, praktis kini Shin Tae-yong memiliki opsi kurang lebih 4 pemain yang berposisi sebagai bek kiri murni. Tercatat, ada nama Shayne Pattyanam, Pratama Arhan, Edo Febriansyah dan Nathan Tjoe-A-On yang merupakan pemain-pemain berposisi bek kiri murni. Belum lagi nama Justin Hubner dan Yance Sayuri yang notabene pemain yang bisa dipasangkan di posisi bek sayap kiri kendati bukan merupakan pemain wing-back kiri murni.
Hadirnya Nathan Tjoe-A-On diharapkan dapat mendorong persaingan secara sehat dalam sektor bek kiri timnas Indonesia kedepannya. Tentunya hal ini juga berdampak positif untuk menjaga kualitas kedalam skuad timnas Indonesia baik para pemain inti maupun cadangan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Tak Cuma Bikin Gol dari Lemparan Pratama Arhan dan Penalti, Oratmangoen Buktikan Timnas Indonesia Kini di Atas Vietnam
-
Tak Hanya Coret Catatan Kelam 20 Tahun, Timnas Indonesia juga Torehkan 2 Rekor Lainnya
-
Ragnar Oratmangoen: Representasi Debut yang Manis bagi Seorang Pemain Sepak Bola
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia Raih Rapor Terbaik Negara ASEAN
-
Taklukkan Vietnam di My Dinh, Bung Kus Ungkap Kunci Sukses Timnas Indonesia
Hobi
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Rizky Ridho Tak Masuk Skuad Timnas di ASEAN Cup 2026, Ini Bocoran Pemainnya
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
Terkini
-
Bye Ketombe! 5 Pilihan Shampoo Bar Ramah Lingkungan yang Bikin Rambut Segar
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
The Man Who Didn't Like Animals: Ketika Si Pembenci Hewan Berubah Hati
-
Ketika Energi Hijau Mengusik Ruang Hidup Warga