Induk sepak bola Indonesia, PSSI telah memutuskan untuk menghentikan sementara gelaran Liga 1 Indonesia untuk beberapa saat. Menyadur laman pssi.org (31/3/2024), melalui sang Ketua Umum, Erick Thohir, PSSI mengumumkan secara resmi bahwa gelaran Liga 1 Indonesia akan dihentikan selama Timnas Indonesia U-23 mengarungi kompetisi di Piala Asia U-23.
Dari laman yang sama, Erick Thohir menyatakan bahwa penundaan gelaran Liga 1 Indonesia untuk sementara ini demi memfasilitasi kepentingan Timnas Indonesia U-23 dan mengakomodasi kepentingan klub.
"Sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia, PSSI tentunya punya kewajiban untuk mempersiapkan timnas dan juga membela kepentingan klub. Oleh karenanya kebijakan jeda sementara kompetisi selama Piala Asia U-23 adalah sebuah langkah serta solusi yang terbaik," ungkap mantan presiden klub Inter Milan tersebut.
Ternyata, kebijakan PSSI untuk menghentikan liga domestik untuk sementara waktu tersebut mendapatkan sorotan dari salah satu media Vietnam, soha.vn. Melalui sebuah tulisan yang mereka unggah pada Rabu (3/4/2024), media Vietnam tersebut menuding bahwa penundaan guliran Liga 1 Indonesia yang dilakukan oleh PSSI, mencontek apa yang telah mereka lakukan sebelumnya.
"Indonesian National Championship "learns" from V-League, stops playing because of U23 Asian Finals 2024 (Kompetisi Nasional Indonesia belajar dari V-League, hentikan kompetisi karena putaran final Piala Asia U-23)" tulis soha.vn pada judul artikelnya.
Sebelumnya, VFF selaku induk sepak bola tertinggi di Vietnam, memang kerap menghentikan guliran liga domestik ketika tim nasional mereka bertanding di kancah internasional. Tak hanya di level senior, penundaan liga juga sering dilakukan saat Timnas Vietnam junior bertanding atau mengikuti turnamen.
Seperti contoh, menyadur laman tuoitrenews.vn, VFF pernah menunda pelaksanaan Liga Vietnam ketika Timnas U-20 mereka berpartisipasi di Piala Asia U-20 pada edisi 2023 lalu. Uniknya, sama seperti di Indonesia, penundaan guliran liga itu juga mendapatkan sorotan dari para pelaku industri sepak bola dalam negeri.
Meskipun media Vietnam menuding kebijakan PSSI kali ini mengekor VFF, tapi kita berharap capaian Timnas Indonesia U-23 nanti jauh lebih bagus daripada Timnas Vietnam kan?
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
Hobi
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
Terkini
-
Dampak Domino AI di Depan Mata: Panduan Cerdas Beli Gadget Sebelum Harga Makin 'Gila'
-
Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?
-
Kung Fu Soccer: Sajikan Perpaduan Seni Bela Diri dan Taktik Bola Modern
-
Wangi Pastry Hangat! Ini 5 Parfum Lokal Aroma Butter yang Creamy dan Gurih
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing