Timnas Indonesia U-23 kini telah melanjutkan sesi pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab jelang bergulirnya Piala Asia U-23 2024 yang dibuka pada 15 April 2024 nanti. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), skuad garuda muda tergabung di grup A bersama tuan rumah Qatar, Jordania dan Australia. Tentunya jika dilihat dari komposisi grup tersebut, timnas Indonesia jelas tidak diunggulkan lolos ke babak selanjutnya karena hanya berstatus tim debutan di ajang ini.
Skuad garuda U-23 direncanakan akan menjalani pemusatan latihan di Dubai hingga tanggal 11 April 2024 mendatang sebelum terbang ke Qatar. Selama menjalani masa pemusatan latihan, timnas U-23 telah menggelar 2 laga uji coba kontra Arab Saudi U-23 pada Jumat (05/04/2024) kemarin yang berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan Arab Saudi, serta melawan Uni Emirat Arab U-23 pada Senin (08/04/2024) kemarin dengan skor akhir 0-1 untuk kemenanan timnas Indonesia U-23.
Melihat statistik uji coba tersebut, permasalahan produktivitas gol kembali menjadi acuan Shin Tae-yong guna mempersiapkan skuadnya sebelum Piala Asia U-23. Hal ini juga menimbulkan sebuah tanda tanya mengenai siapakan sosok penyerang yang nanti akan menjadi ujung tombak di timnas U-23 selama gelaran Piala Asia U-23.
Shin Tae-yong Hanya Miliki 2 Striker Murni di Timnas U-23
Jelang Piala Asia U-23 nanti, Shin Tae-yong hanya membawa 2 striker murni di dalam skuad garuda muda. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, kedua pemain tersebut adalah Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka. Uniknya, kedua pemain tersebut juga termasuk punggawa timnas senior di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Penyerang asal klub Persis Solo, Ramadhan Sananta diprediksi akan menjadi tumpuan utama di lini depan timnas U-23 di ajang Piala Asia U-23 nanti. Torehan 3 gol dari 6 laga bersama timnas Indonesia U-23 membuatnya cukup berpeluang besar menjadi ujung tombak serangan di lini depan timnas U-23. Belum lagi ditunjang dari segi postur yang cukup tinggi, yakni 182 cm membuatnya cocok menjadi seorang ‘target-man’ di lini depan.
Namun, dibalik keunggulan Ramadhan Sananta, tentunya juga memiliki kelemahan. Penyerang berusia 21 tahun tersebut sempat dikritik oleh Shin Tae-yong belum mampu bermain selama 90 menit dengan intensitas tinggi. Hal inilah yang membuatnya sering hanya bermain selama 45 menit atau masuk sebagai pemain pengganti. Celah inilah yang membuat peluang Hokky Caraka diturunkan sebagai ujung tombak utama terbuka lebar.
Belum lagi penyerang asal klub PSS Sleman tersebut juga sering bermain selama 90 menit di timnas Indonesia. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, penyerang berusia 20 tahun tersebut telah membukukan 2 penampilan bersama timnas U-23 dan mencetak 1 gol. Selain itu, Hokky Caraka yang juga bisa bermain menjadi seorang penyerang sayap disinyalir dapat menunjang taktik dari Shin Tae-yong yang suka menggunakan penyerang yang cukup dinamis.
Baca Juga
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
-
Direstui oleh John Herdman, Taisei Marukawa Segera Bela Timnas Indonesia
Artikel Terkait
Hobi
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Terkini
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan
-
Mengungkap Wajah Kelam Kemiskinan dan Ketidakadilan di Buku Oliver Twist
-
Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?
-
Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?
-
Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur