Dalam hitungan hari, Timnas Indonesia akan memulai kampanye mereka di ajang Piala Asia U-23. Jika merunut pada jawal yang dirilis oleh induk sepak bola Asia, AFC, pertandingan perdana Timnas Indonesia U-23 akan dimulai pada 15 April 2024 dengan melawan sang tuan rumah Qatar.
Setelah melawan Qatar pada tanggal 15 April 2024, Pasukan Muda Merah Putih berturut-turut akan bertarung menghadapi Australia (18/4/2024) dan Yordania di laga penutup fase penyisihan grup pada 21 April 2024.
Pada gelaran edisi 2024 ini, Timnas Indonesia U-23 bukanlah satu-satunya wakil dari kawasan Asia Tenggara. Mengacu pada laman AFC, selain Indonesia, juga terdapat Vietnam, Thailand serta Malaysia yang menjadi wakil ASEAN pada turnamen kali ini.
Sepertimana persaingan yang selalu dipertontonkan, pada Piala Asia U-23 kali ini pun tim-tim wakil Asia Tenggara saling beradu untuk menjadi yang terbaik. Sejauh ini, capaian terbaik yang didapatkan oleh wakil ASEAN di gelaran masih dipegang oleh Timnas Vietnam U-23.
Melansir laman stats.the-afc.com, Pasukan Muda Paman Ho ini menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang sukses menembus partai puncak gelaran. Uniknya, prestasi tersebut ditorehkan saat Vietnam U-23 dilatih oleh Park Hang-seo, pada gelaran edisi 2018 lalu di China.
Itu artinya, jika Timnas Indonesia ingin mencatatkan dirinya menjadi tim dengan pencapaian terbaik di Piala Asia U-23 ini, maka mereka mau tak mau harus menjadi juara gelaran. Karena, jikapun nantinya Pasukan Garuda Muda hanya mampu menembus babak final dan tak mampu menjadi kampiun kejuaraan, maka prestasi mereka masihlah setara dengan Vietnam, belum mampu melebihinya.
Namun tentu saja kita tak boleh terlalu ambisius. Meskipun rasa optimis harus tetap dijaga, namun rasa realistis tentunya harus tetap dikedepankan. Mengingat lawan-lawan yang dihadapi di gelaran, menuntut anak asuh Shin Tae-yong untuk bisa mencapai partai final gelaran tentulah bukan perkara yang mudah.
Memang sih hal itu masih bisa dilakukan dengan kerja keras para pemain dan strategi yang matang dari pelatih, namun memiliki harapan terlalu muluk dan mengesampingkan realitas adalah sebuah hal yang sejatinya tak diperbolehkan bukan?
Kalau menurut teman-teman, Timnas U-23 bisa mengungguli catatan dari Vietnam atau tidak nih di Qatar nanti?
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Mengapa Anak Zaman Now Ingin Jadi YouTuber ketimbang Astronot?
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
Di Balik Riuh Kritik Maudy Ayunda: Saat Kemarahan Warganet Jadi Ladang Cuan Algoritma
-
Bertema WishpediA, NCT Wish Ungkap Jadwal Teaser Album Terbaru 'I SPY'
-
Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting