Bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan menunjukkan performa yang sangat impresif di match day ketiga fase penyisihan grup A gelaran Piala Asia U-23.
Marselino Ferdinan yang bermain penuh di laga melawan Yordania U-23 di pertandingan terakhir fase grup, sukses menciptakan brace bagi Pasukan Muda Merah Putih.
Melansir laman resmi AFc pada Senin (22/4/2024), mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut menciptakan gol pertamanya melalui titik penalti pada menit ke-23, dan gol keduanya pada menit ke-70 melalui skema open play berkelas dengan berkolaborasi bersama Witan Sulaeman.
Selain menciptakan dua gol bagi kemenangan 4-1 Timnas Indonesia, di sepanjang guliran laga, pemain yang akrab disapa dengan nama Marceng tersebut juga bermain dengan sangat baik.
Meskipun di-plot sebagai pemain tengah oleh coach Shin Tae-yong, namun peran pemain ini lebih cenderung sebagai pemain yang free role, alias tak terpaku pada satu posisi saja.
Bahkan jika kita melihat data statistik Marceng di laman resmi AFC, penampilannya benar-benar sangat memikat untuk seorang pemain yang belum genap berusia 20 tahun. Selama jalannya laga, Marceng melepaskan 42 umpan, di mana 81 persen di antaranya sampai di tujuan dengan sukses.
Pun demikian dengan duel yang dijalaninya. Dari lima duel yang melibatkannya, Marceng memenangi 4 di antaranya dan kehilangan satu saja duel itu. Untuk urusan menyerang, mantan pemain Persebaya Surabaya ini juga mencatatkan rasio yang cukup bagus.
Dari 3 tembakan tepat sasaran yang dilakukannya, dua di antaranya bahkan berbuah gol. Itu artinya, Marceng memiliki rasio mencetak gol lebih dari 66 persen saat bertarung melawan Yordania.
Dengan permainan yang sangat berkelas seperti ini, seharusnya pemain yang kini masih terikat dengan KMSK Deinze tersebut sudah tak perlu lagi risau dengan masa depan dan kontraknya.
Sekadar informasi, kontrak Marceng bersama Deinze akan berakhir pada 30 Juni 2024 mendatang, dan hingga saat ini dirinya belum mendapatkan sodoran kontrak baru dari klubnya.
Namun, jika melihat permainan Marceng di Piala Asia U-23 kali ini, sepertinya dia tak perlu memikirkan kontraknya lagi. Karena jikapun nantinya KMSK Deinsze tak memperpanjang kontraknya, kemungkinan besar bakal banyak klub yang akan memperebutkan dirinya untuk menjadi bagian dari skuad mereka.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tapaki Partai Puncak, Romantisme Pendukung Uzbekistan dan Indonesia Terus Berlanjut
-
AFF Bentuk Tim ASEAN All Stars, Perlukah Para Pemain Timnas Indonesia Turut Serta?
-
Hanya Satu Pemain yang Masuk Tim ASEAN All Stars, Pendukung Timnas Indonesia Siap Kecewa
-
Semifinal AFC U-17: Saat Tim Bernapas Kuda Bertemu dengan Tim Bertenaga Badak
-
Masuki Babak 4 Besar, Tim Mana yang Paling Lemah di Semifinal Piala Asia U-17?
Artikel Terkait
-
Pemain Keturunan Jawa Bertemu Patrick Kluivert, Akhirnya Gabung Timnas Indonesia?
-
Bertemu Patrick Kluivert, Pascal Struijk Jadi Pemain Timnas Indonesia Termahal Jika Dinaturalisasi
-
Pernah Menolak, 3 Pertanda Pascal Struijk Segera Gabung Timnas Indonesia
-
Tak Akui Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Sebut Vietnam Tim Terbaik ASEAN
-
Demi Kalahkan Timnas Indonesia, Pemain China Digembleng Ala Shaolin Soccer
Hobi
-
PSSI Segera Rekrut Direktur Teknik, Makin Serius Cari Talenta Potensial
-
3 Keuntungan bagi Indonesia saat Jadi Tuan Rumah Gelaran AFF Cup U-23 2025
-
Jadwal F1 GP Arab Saudi 2025: Lando Norris Percaya Diri Raih Hasil Positif
-
Bali United Kalah Tipis di Bandung, Stefano Cugurra Umumkan Perpisahan
-
BRI Liga: Borneo FC Harus Puas Berbagi Poin, PSM Makassar Nyaris Gigit Jari
Terkini
-
KH. Hasyim Asy'ari: Tak Banyak Tercatat, Tapi Abadi di Hati Umat
-
Dibintangi Marlon Wayans, Film Horor Bertajuk Him Bagikan Teaser Perdana
-
Pura Batu Bolong, Wisata Religi di Tepian Pantai Senggigi Lombok
-
Ulasan Film Secret Untold Melody: Rahasia Cinta di Balik Denting Indah Piano
-
Due Tahun Kepergian Moonbin, Moon Sua Cover Lagu Always Remember Us This Way