Punggawa timnas Indonesia U-16 kini tengah fokus menjalani pemusatan latihan yang digelar di Yogyakarta. Usai menjalani seminggu latihan olah fisik yang cukup berat, kini 36 pemain calon punggawa timnas Indonesia U-16 telah melakukan internal game di sela-sela masa pemusatan latihan.
Menurut assisten pelatih timnas U-16, Haryanto Prasetyo Adi Utomo, latihan dengan metode internal game yang digelar pada Kamis (25/04/2024) tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana perkembangan ketahanan fisik para pemain setelah menjalani latihan penguatan fisik selama kurang lebih 1 minggu lamanya.
“Hari ini internal game kami yang pertama, ada dua kali. Kita mengajarkan attacking, defence, dengan saya sebagai penanggung jawab pelatih attacking, dengan coach Dwi yang di-defending," ujar Haryanto Prasetyo Adi Utomo, dikutip dari laman resmi PSSI pada Sabtu (27/04/2024).
"Jadi hari ini kita lihat bagaimana anak-anak ini menerima apa yang dari kami pelatih mau, sambil kita melihat physical endurance (ketahanan fisik) pemain,” sambungnya.
Selain menguji ketahanan fisik para pemain, internal game kali ini juga bertujuan untuk membangun chemistry para pemain yang nantinya akan masuk ke dalam 23 nama pemain timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di ajang AFF Cup U-16 2024 dan Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 mendatang.
Nova Arianto Selalu Memantau Perkembangan Skuad Timnas U-16 dari Qatar
Dalam pemusatan latihan timnas U-16 tahap III kali ini, punggawa garuda U-16 masih belum bisa didampingi oleh sang pelatih kepala, yakni Nova Arianto.
Melansir dari laman resmi PSSI, Nova Arianto masih berada di Qatar guna membantu pelatih timnas Indonesia U-23, yakni Shin Tae-yong yang kini tengah berjuang membawa skuad garuda muda menembus babak semifinal Piala Asia U-23 2024.
Namun, Haryanto Prasetyo Adi Utomo selaku asisten pelatih timnas U-16 mengaku terus menjalin komunikasi dengan Nova Arianto dan memberikan perkembangan dari skuad timnas U-16 dari waktu ke waktu. Dirinya juga menjalankan beragam materi latihan dan uji fisik yang telah dimandatkan kepadanya dari Nova Arianto.
“Perkembangan TC Alhamdulillah untuk sampai hari ini berjalan lancar, dengan apa yang kita harapkan dari yang diperintahkan oleh head coach (Nova Arianto) ke kita staf pelatih. Jadi ada fisik, ada sedikit kita masukkan cara bermainnya untuk kedepannya tim U-16 ini," imbuh pria yang akrab disapa Tomy Haryanto tersebut.
"Kemarin kita latihan fisik, kita lihat seberapa jauh mereka dengan main 45 menit pertama, 40 menit kedua, dan 20 menit terakhir. Kita mungkin minggu depan akan mengadakan uji coba lainnnya lagi, sambil menunggu head coach. Mungkin nanti head coach ada gambaran,” utasnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Bung Towel Dinilai Jadi 'Public Enemy' Supporter Bola di Indonesia, Perlukah Minta Maaf?
-
Netizen Minta Erick Thohir Angkat Shin Tae-yong Jadi PNS, Padahal Statusnya Belum WNI
-
4 Fakta Menarik Stadion Abdullah bin Khalifa, Tempat Timnas Indonesia Catat Sejarah Kalahkan Korsel
-
Track Record Ngeri Uzbekistan di Piala Asia U-23 2024, Publik Tetap Pede Indonesia Menang: Nggak Ada yang Mustahil
-
Dari 'Sorry Samsung' hingga Stadion Ada Hansip, Ragam Tingkat Kocak Suporter Indonesia Nonton di Qatar
Hobi
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les