Didominasi pemain muda dalam tubuh tim Uber Indonesia, ternyata justru membawa berkah. Itulah yang terjadi di Hi-Tech Zone Sports Centre Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu (4/5/2024). Setelah 16 tahun penantian, akhirnya tim Uber Indonesia mampu menembus babak final Uber Cup 2024 setelah Komang Ayu memenangkan partai kelima.
Perjuangan menuju level ini tentu saja tidak mudah. Sebab setelah sukses mengalahkan Thailand sehari sebelumnya, Jumat (3/5/2024), Korea Selatan, juara Uber Cup edisi sebelumnya sudah menghadang.
Korea Selatan sendiri dikenal sebagai tim yang paling komplit. Sebaran pemain di nomor tunggal dan ganda sangat merata. Maka wajar jika Korea Selatan menjadi ancaman serius China maupun negara lain dalam nomor beregu.
Namun saat menghadapi Indonesia, Dewi Fortuna tengah berpihak pada Indonesia. Pasalnya, An See Young, Tunggal putri andalan Korea Selatan tidak dapat dimainkan. An See Young sehari sebelum sempat hampir pingsan saat konperensi pers setelah babak perempat final.
Dengan situasi semacam ini, Jorji yang tampil pertama seakan tidak ada penghalang lagi. Sim Yu Jin yang turun di pertandingan pertama, bukan lawan seimbang bagi Jorji. Praktis Indonesia mengantongi poin pertama dari Jorji.
Namun dalam partai berikutnya, terbukti kuatnya ganda putri Korea Selatan. Sebab, dua ganda putri Indonesia terbukti dibuat tidak berkutik saat berhadapan. Baik Apriyani/Siti Fadia maupun Lanny/Ribka dibekuk 2 gim langsung oleh 2 pasangan Korea Selatan.
Raihan poin bagi tim Uber Indonesia justru disumbangkan oleh 2 pemain mudanya, Ester Nurumi dan Komang Ayu. Penampilan apik keduanya membuat Indonesia meraih tiket babak final Uber Cup 2024 yang selama ini diimpikan.
Ester Nurumi yang turun di partai ketiga menunjukkan keuletannya saat menghadapi Kim Ga Ram. Meski sempat tertinggal di gim pertama, Ester mampu menuntaskan tugasnya dengan baik. Dia menutup pertandingan dengan kemenangan yang memberi poin bagi tim Uber Indonesia.
Permainan tidak kalah menarik datang dari Komang Ayu. Sebagai pemain muda, Komang Ayu mengusung beban yang sangat berat. Sebab dia menjadi penentu lolos tidaknya Indonesia ke babak final setelah kedudukan imbang 2-2 antara Indonesia dan Korea Selatan.
Beban yang sama juga diusung Kim Min-sun. Sebagai pemain muda, dia pun dituntut mampu meraih kemenangan demi perjalanan Korea Selatan ke babak final sekaligus mempertahankan gelar.
Akhirnya 2 pemain muda ini bertempur untuk tentukan nasib timnya. Lewat permainan uletnya, akhirnya Komang Ayu mampu meraih kemenangan meski harus melalui rubber game. Kemenangan ini juga mengantar Indonesia menjejak kembali babak final Uber Cup setelah 16 tahun dalam penantian.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
Artikel Terkait
-
Indonesia Akan Juara Piala Uber 2024? Cek 5 Hal Menarik Jelang Partai Final Indonesia vs China Minggu Pagi Ini
-
Indonesia ke Final Piala Uber 2024: Apa Kabar Mia Audina, Peraih Uber Cup 1994 dan 1996?
-
16 Tahun Menanti, Tim Putri Indonesia Akhirnya Tampil Lagi di Final Piala Uber
-
Komang Ayu Cahya Dewi, Atlet Bali Pahlawan Indonesia di Semifinal Piala Uber 2024
-
Gregoria Mariska Cs Cetak Sejarah! Pertama Kali Bawa Indonesia ke Final Piala Uber Sejak 2008
Hobi
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri
-
Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang
-
Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
Terkini
-
Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater
-
Trailer Utama Film Made in Abyss Part 1 Ungkap Lagu Tema dan Karakter Baru
-
Denyut Tradisi Bali dalam Bait-Bait 'Saiban' Karya Oka Rusmini
-
4 Acne Micellar Water Bebas Alkohol, Rawat Kulit Berjerawat Tanpa Iritasi
-
Menjaga Tradisi, Menggerakkan Desa: Perjalanan Kang Edai di Kemiren