Sang juara dunia bertahan, Francesco Bagnaia, sepertinya kembali menjalani seri yang cukup berat di GP Le Mans 2024 kemarin. Setelah gagal finis di sesi sprint race (11/04/24), Pecco terkena counter attack di putaran terakhir sesi main race (12/04/24).
Berawal dari sprint race di hari Sabtu lalu, Pecco Bagnaia yang memulai balapan dari grid kedua secara mengejutkan turun ke P15 di lap pertama.
Awalnya semua orang mengira kalau Pecco melakukan kesalahan saat start dan akan comeback di lap-lap berikutnya, tapi ternyata bukan itu yang menjadi alasan.
Pembalap Italia tersebut tampaknya mengalami masalah serius pada motor yang menyebabkan dia harus mundur dari perlombaan. Baru memasuki putaran ketiga, Pecco memutuskan untuk keluar jalur dan kembali ke pitlane.
Melansir dari laman Crash, Pecco mengungkapkan bahwa motor yang dia gunakan memang bermasalah.
"Dia (motor) melakukan hal-hal gila dan kemudian saya harus mengundurkan diri. Di tikungan enam saya kehilangan bagian depan dalam akselerasi yang biasanya tidak mungkin dilakukan," ungkap Bagnaia.
Masih belum hilang rasa kecewanya akibat DNF di balapan paruh lap, Pecco kembali harus bersabar menghadapi ujian di balapan hari Minggu.
Bagaimana tidak? Singgasana yang sudah berhasil dia rabut dan pertahankan dari lap pertama, justru hilang direbut oleh rival-rivalnya.
Seperti biasa di sesi main race Pecco selalu start dengan brilian, dia langsung melesat ke P1. Meskipun terus dikejar oleh Martin, Pecco sanggup mempertahankannya hingga putaran ke-19.
Di putaran ke-19 itulah Jorge Martin berhasil mengambil alih P1 dari Pecco, kendati demikian Pecco tetap tidak tinggal diam, dia terus berusaha mengejar Martin hingga tanpa dia sadari ancaman lain sudah berada di belakangnya.
Marc Marquez diam-diam sudah mulai mengincar posisi Bagnaia, di sisa-sisa lap ini, Marc terus menguntit dan sesekali berusaha melakukan overtake.
Balapan semakin panas saat memasuki putaran terakhir, Martin berusaha melaju lebih kencang agar terhindar dari Pecco, Pecco sendiri mempercepat geraknya untuk bisa merebut P1 sekaligus menghindar dari Marquez.
Sementara Marquez terus mengekor di belakang Pecco seolah ingin memecah konsentrasinya. Hingga pada akhirnya Pecco berhasil tumbang ke P3, sedangkan P2 jatuh ke tangan Marc Marquez.
Dalam video wawancara yang diunggah oleh akun X MotoGP, @MotoGP, Pecco mengaku bahwa dua rivalnya tersebut memang lebih cepat.
"Hari ini mereka (Martin dan Marquez) memang lebih cepat, saya sudah berusaha tapi di lima lap terakhir saya gagal melakukan lebih" ujar Pecco.
Dengan hasil ini, GP Le Mans 2024 tentu saja bukan seri yang baik untuk Pecco, banyak terjadi kesalahan baik dari motor maupun dirinya sendiri yang harus segera dibenahi.
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun
-
Gantikan Alan Ritchson, Keanu Reeves Bintangi Film Aksi Netflix Maelstrom
-
Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau
-
Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?