Pelatih timnas Indonesia senior dan timnas Indonesia U-23, yakni Shin Tae-yong mendapatkan sebuah apresiasi dari pabrikan mobil asal Korea Selatan, yakni Hyundai.
Melansir dari kanal berita ANTARA, melalui PT Hyundai Motors Indonesia, pabrikan kendaraan beroda empat yang cukup terkenal di Asia tersebut memberikan 1 buah unit mobil kepada pelatih berusia 53 tahun tersebut atas prestasinya bersama timnas Indonesia, khususnya timnas Indonesia U-23.
“Kebanggaan bagi kami bisa menyerahkan unit Genesis Electrified G80 kepada Ketua Pelatih dari Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, Shin Tae-yong, yang telah berkontribusi membawa timnas Indonesia ke posisi 4 besar di ajang Piala Asia U-23 2024 kemarin," ujar Presiden Director PT Hyundai Motors Indonesia, Woo Jun-cha dikutip pada Rabu (15/5/2024).
"Penyerahan Ini merupakan bentuk apresiasi Hyundai kepada Shin Tae-yong, serta memperkuat komitmen Hyundai dalam mendukung sepak bola tanah air, dimana sepak bola menjadi salah satu olahraga pemersatu bangsa,” lanjutnya.
Shin Tae-yong sendiri skses membawa timnas Indonesia U-23 mengukir rekor sebagai tim debutan kedua setelah Qatar yang sukses melaju hingga babak semifinal Piala Asia U-23 pada edisi 2024 ini.
Bahkan, prestasi yang diukir oleh skuad garuda muda jauh lebih baik dibandingkan Qatar di tahun 2016 silam karena lolos melalui fase kualifikasi.
PT Hyundai Motors Indonesia sendiri menghadiahkan mobil Hyundai dengan tipe Genesis Electrified G80 yang merupakan varian terbaru.
Diharapkan dengan adanya hadiah dari Hyundai tersebut, dapat mendukung segala aktifitas dari Shin Tae-yong selama berada di Indonesia kedepannya.
“Besar harapan kami bahwa kehadiran Genesis Electrified G80 dari Hyundai dapat mendukung aktivitas Shin Tae-yong dalam melatih timnas Indonesia, sekaligus mendukung generasi muda dalam menggapai mimpinya untuk menorehkan prestasi emas di kejuaraan sepak bola dunia,” imbuh Woo Jun-cha.
Shin Tae-yong Tanggapi Pemberian Hadiah dari Hyundai
Di sisi lain, Shin Tae-yong tentunya sangat mengapresiasi hadiah dari Hyundai kepada dirinya tersebut. Dirinya juga berharap bahwa pihak Hyundai bisa melakukan kerjasama dengan federasi sepakbola Indonesia atau PSSI seperti bertindak sebagai sponsor atau penyedia sarana angkut bagi timnas Indonesia saat sedang melakukan aktivitas di lapangan.
“Untuk hubungannya dengan sepak bola seperti tadi yang saya bicarakan dengan FIFA, juga bekerja sama dengan Hyundai sebagai main sponsor. Jadi mungkin bisa kita pikirkan kenapa FIFA ambil Hyundai sebagai main sponsor gitu," imbuh Shin Tae-yong.
"Memang secara manfaat dan fasilitas sangat baik dari mobil Korea Selatan apalagi mobil Hyundai. Mungkin harus dipikirkan maksudnya bagaimana Hyundai berkembang di Indonesia, mungkin bisa kerja sama dengan PSSI ke depannya. Jadi mungkin bisa mensponsori PSSI,” tandasnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Rafael Struick
-
Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri Menghadap Petinggi FIFA di Belanda, Ada Apa?
-
Shin Tae-yong Tidak Yakin Maarten Paes Perkuat Timnas Indonesia Hadapi Irak dan Filipina
-
Enaknya Jadi Anak SYL, Minta Uang Aksesori Mobil Dikasih, Gunakan Uang Patungan Pejabat Kementan
-
Koleksi Mobil Rizky Febian: dari Klasik sampai Ford Mustang Hadiah Sule
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong