Bertempur di kampung halamannya sendiri, Charles Leclerc berhasil membukukan catatan baik dengan meraih pole position di sesi kualifikasi GP Monako 2024 pada Sabtu (25/05/24).
Charles berhasil mendapat posisi terdepan di grid, setelah finis 0,154 detik di depan pembalap McLaren Oscar Piastri dan 0,248 detik di depan rekan setimnya di Ferrari Carlos Sainz Jr. Momen yang cukup menggembirakan bagi Scuderia Ferrari karena dua pembalapnya tampil mengisi front row.
Pole position ini merupakan kali pertama bagi Charles di musim 2024 dan ke-24 dari keseluruhan kariernya. Dengan performa yang sedang bagus-bagusnya, serta start dari posisi terdepan, Charles tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini untuk merebut P1 di balapan nanti malam.
Sementara itu, Oscar Piastri kembali menyabet grid kedua setelah mendapatkannya pekan lalu di Emilia Romagna, bedanya kali ini Piastri tidak melakukan kesalahan yang menyebabkan dia harus dihukum mundur 3 posisi.
Pembalap McLaren tersebut benar-benar akan tampil dari P2 dan mungkin akan bertarung demi mendapatkan gelar juara di Monako.
Hal yang sama juga terjadi pada Carlos Sainz Jr., dia tampak sedang berupaya untuk membayar rasa kecewanya di GP Imola pekan lalu.
Saat itu, Sainz mengaku ada yang bermasalah dengan mobilnya sehingga dia tidak bisa tampil maksimal. Sebelum GP Monako dilaksanakan, Sainz dan tim berusaha untuk mencari masalah tersebut dan menyelesaikannya.
Selain penghuni front row, tampaknya kita juga harus mengintip sejenak tentang keberadaan sang juara dunia bertahan, Max Verstappen.
Max yang berhasil menyamai pencapaian pole position milik Ayrton Senna di GP Imola pekan lalu gagal menciptakan rekor miliknya sendiri, hal tersebut dikarenakan Max kali ini harus start dari grid keenam.
Tak hanya itu, di sesi kualifikasi kemarin, dia juga sempat dipanggil dan diberi peringatan oleh Stewards karena dianggap mengemudi terlalu lambat di sesi terakhir.
Kalau saja kemarin dia mampu kembali merebut posisi terdepan, dia akan menjadi pemegang rekor pole position 9 kali berturut-turut.
Mengawali balapan dengan posisi yang tidak cukup baik, berpotensi menyebabkan Max kesulitan meraih kemenangan di seri kali ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Twibbon Maba Pakai Video Lucu: Anak Muda Sekarang Tak Mau Terlalu Serius
-
Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?
Artikel Terkait
-
Kenang Ayrton Senna, McLaren Gunakan Livery khusus di GP Monako 2024
-
Campur Aduk! Sergio Perez Ungkap Rasanya Jadi Rekan Setim Max Verstappen
-
Charles Leclerc Ternyata Seorang Potterhead, George Russell Bilang Begini
-
Genius! Kemenangan Verstappen di GP Imola 2024 Lampaui Rekor Milik Hamilton
-
Race Week Formula 1! Ini Jadwal Lengkap dan Prediksi GP Monako 2024
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Sering Capek Padahal Nggak Ngapa-ngapain? Bisa Jadi Otakmu 'Kelebihan Muatan'
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
-
Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom
-
Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu