Kalau kamu melihat ada yang aneh dengan livery motor Honda musim 2024 ini, mungkin salah satunya adalah perubahan ukuran logo Repsol pada body samping motor tersebut.
Ya, kamu tidak salah, jika tahun lalu logo tersebut tampak besar dan mengisi hampir sebagian besar sisi samping, kali ini logo tersebut mengecil, berada di sisi samping bawah, dan didominasi dengan logo Honda di atasnya.
Kemudian, yang lebih terlihat lagi adalah warna dari livery dan wearpack dari pembalap. Musim lalu keduanya identik dengan warna oranye dan hitam, tapi kali ini variasinya lebih beragam.
Warna oranye khas Repsol lebih sedikit dan ada warna-warna lain di dalamnya, seperti navy, merah, putih, dan hitam.
Pertanyaannya, apa sih yang membuat livery Honda berubah sedemikian drastisnya? Melansir dari laman Motorsport, ini adalah salah satu dampak dari berakhirnya kerjasama antara Repsol dan Honda musim depan.
Setelah kepergian Marc Marquez pada akhir tahun 2023 lalu, perusahaan minyak tersebut memberlakukan klausul dalam kontraknya untuk mengurangi kontribusi finansial dan sebagai imbalannya, kemunculannya pada livery motor tahun ini agak sedikit berbeda.
Kendati demikian, kerja sama Honda dan Repsol tidak berlangsung saat Marc Marquez bergabung, keduanya sudah menjalin hubungan setidaknya sejak tiga puluh tahun lalu.
Saat itu, Repsol tampil dengan livery Honda NSR500 di kelas utama kejuaraan dunia 1995, dengan Mick Doohan dan Alex Criville sebagai pebalapnya.
Kerja sama tersebut telah menghasilkan 15 gelar juara, 183 kemenangan, dan 455 podium. Setelah semuanya usai, Repsol ingin fokus ke promosi bahan bakar non-fosil.
Sedangkan Honda sendiri kabarnya telah menerima beberapa tawaran terkait dengan sponsor. Saat ini pabrikan asal Jepang tersebut juga tengah berusaha untuk kembali kompetitif, setelah rentetan hasil buruk selama beberapa musim terakhir.
Honda terakhir kali meraih podium di sprint race GP Valencia 2023, podium yang sekaligus menjadi tanda perpisahan antara keduanya.
Musim ini di mana Marc Marquez sudah hengkang, perjuangan Honda tampaknya terlihat semakin berat, pembalap mereka saat ini, Joan Mir baru mengoleksi 13 poin, sedangkan Luca Marini belum mendapat poin sama sekali. Honda sendiri berada di urutan terakhir klasemen konstruktor.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
Artikel Terkait
-
Strategi Kemenperin Percepat Pengembangan Industri Kendaaran Listrik di Indonesia
-
Kemenperin Gandeng Jepang Survei Motor Listrik di Indonesia
-
Musim 2025 Panas Membara! Marc Marquez Resmi Gabung dengan Ducati Pabrikan
-
Honda ADV 160 Bakal Minder dengan Motor Ini, Desainnya Ganteng Maksimal
-
Resmi! Marc Marquez Perkuat Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2025
Hobi
-
Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Menyambut Musim Durian: 5 Olahan Manis dan Gurih agar Tidak Bosan dan Mubazir
-
Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya
-
Stop Oversharing! Ini 7 Hal dalam Hidup yang Sebaiknya Kamu Simpan Sendiri
-
Kehidupan Sebelumnya Anakku
-
Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?