Dalam laga Toulon Cup 2024 antara timnas Indonesia U-20 melawan Jepang U-19 yang digelar pada Sabtu (08/06/2024) kemarin, salah satu pemain timnas Indonesia, yakni Mauresmo Hinoke sukses mencuri perhatian khalayak ramai. Melansir dari akun instagram @timnas.indonesia, hal ini tidak terlepas dari performa pemain berusia 19 tahun kelahiran Belanda tersebut yang sukses melakukan aksi individu yang cukup baik dalam pertandingan tersebut.
Bahkan, pemain U-21 klub Belanda, FC Dordecht tersebut sukses mencetak gol debutnya bagi timnas Indonesia U-20 usai memanfaatkan peluang dari titik pinalti di menit ke-70. Meskipun dirinya gagal membawa skuad garuda U-20 meraih kemenangan atas Jepang usai takluk dengan skor 1-4. Namun, performa pemain yang berposisi asli sebagai winger ini sukses mencuri perhatian netizen. Bahkan, tak sedikit netizen yang meminta dirinya langsung dinaturalisasi guna bisa membela timnas senior.
“asih KTPnya segeraa. winger tipe destroyer ini. Walaupun kadang masih terlalu lama bawa bolanya,” tulis akun instagram @blangk*********.
“Pemain diaspora yang paling gemilang di turnamen ini,” tulis akun irfa********.
“Layak nih hinoke buat di lanjut prosesnya, skill individunya wow di tambah geypens + yvel, dion,” tulis akun instagram @wahy******.
Profil Singkat Mauresmo Hinoke
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Mauresmo Hinoke memiliki nama lengkap Hinoke Mauresmo Johannes Jacob Danny Silvinho. Pemain yang kini bermain untuk klub Belandal FC Dordecht ini berposisi murni sebagai winger kiri. Namun, dirinya juga bisa bermain sebagai winger kanan maupun penyerang tengah.
Dirinya lahir pada 26 Februari 2006. Mauresmo Hinoke merupakan pemain dari jebolan akademi sepakbola asal Belanda Baronie Youth. Dirinya lalu direkrut oleh akademi klub FC Dordecht dan kemudian masuk ke dalam tim U-17 klub yang berkompetisi di kasta ke-2 liga Belanda tersebut. Kini, dirinya telah menjadi bagian tim U-21 klub tersebut dengan telah bermain sebanyak 34 kali di musim 2023/2024 lalu. Tidak hanya itu, dirinya juga telah mencetak 6 gol sepanjang musim kemarin.
Mauresmio Hinoke kemudian masuk ke dalam radar pelatih Indra Sjafri yang beberapa waktu lalu melakukan pemantauan terhadap beberapa pemain keturunan di Belanda dan Belgia. Hal inilah yang membuatnya kemudian dipanggil masuk ke dalam skuad timnas Indonesia U-20 yang kini berlaga di Toulon Cup 2024. Bersama timnas U-20 dirinya telah bermain sebanyak 3 kali dan mencetak 1 gol.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Justin Hubner di Belanda: Sudah Murah, Gacor, Eh Ditaksir PSV Eindhoven Pula!
-
Tunjukkan Performa Memukau, Ezra Walian Layak Comeback ke Timnas Indonesia!
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
Artikel Terkait
-
Kiper Juara BRI Liga 1 Punya Kans Dimainkan Filipina untuk Redam Ganasnya Timnas Indonesia
-
Momen Egy Maulana Vikri Penasaran dengan Rambut Jay Idzes yang Selalu Klimis
-
Irak Siap 'Bantu' Timnas Indonesia Lolos ke Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Filipina Jadikan Timnas Indonesia Sebagai Kiblat Tingkatkan Kualitas, Kenapa?
-
Pelatih Filipina Puji Kualitas Timnas Indonesia: Selevel Korea Selatan dan Jepang
Hobi
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Jadwal F1 GP Jepang 2026: 3 Tim akan Tampil dengan Desain Mobil Istimewa
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rilis Teaser Trailer, Serial Harry Potter Segera Tayang Natal 2026
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat