Pembalap MotoGP, Maverick Vinales, akan menjajaki babak baru dalam kariernya di dunia balap. Musim 2025 dia tidak akan lagi menjadi pembalap Aprilia setelah tiga tahun menjalani kerjasama.
Melansir dari situs resmi MotoGP pada Jumat (14/6/2024), Maverick Vinales naik ke kelas utama dari Moto2 di tahun 2015. Tim pertamanya adalah Team Suzuki Ecstar dan bersanding dengan Aleix Espargaro sebagai rekan setim pada waktu itu.
The BatMav menjalani dua musim bersama tim Jepang tersebut. Di tahun pertama, penampilan Maverick belum begitu terlihat, di awal-awal begini biasanya pembalap masih harus melakukan adaptasi dengan motor, tim, serta regulasi baru.
Begitu memasuki tahun kedua, dia mulai menunjukkan performa yang cukup bagus. Maverick memenangkan satu race, serta empat kali naik podium.
Itu adalah kali pertama Vinales meraih kemenangan di kelas MotoGP. Kemudian, di penghujung musim, pembalap asal spanyol tersebut berhasil naik ke posisi empat besar.
Musim berikutnya, Movistar Yamaha MotoGP merekrutnya untuk menggantikan pembalap mereka, Jorge Lorenzo, yang hengkang ke Ducati. Vinales pun bersanding dengan Valentino Rossi sebagai rekan setim.
Berlangsung cukup lama, kerjasama antara Vinales dan Yamaha berlangsung selama lima musim, selama rentang waktu tersebut vinales meraih 8 kali kemenangan, 24 podium, 10 kali pole position, serta dua kali menjadi second runner-up di klasemen akhir MotoGP tahun 2017 dan 2019.
Di tahun 2021, Vinales memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama Yamaha dan pindah ke Aprilia. Dari tahun 2021 hingga saat ini, dia tela meraih 1 kali kemenangan, 7 kali podium, serta 2 kali pole position.
Kemenangan yang dia raih bersama Aprilia pada GP Amerika 2024 lalu, membuatnya mencetak sejarah baru yakni pembalap MotoGP pertama yang berhasil menang menggunakan tiga motor berbeda selama berkarier di kompetisi ini.
Tahun depan, Vinales akan bergabung dengan tim baru, melihat Vinales saat ini yang masih sangat kompetitif, serta kemampuan adaptasi yang bagus, bukan tidak mungkin dia akan kembali mencetak sejarah dengan menjadi pembalap MotoGP pertama yang meraih kemenangan dengan 4 motor berbeda.
Jadi, bagaimana prediksi kalian soal Maverick Vinales di musim yang akan datang?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Butterscotch Minggir Dulu! Sudah Coba Markas Sebatok Jahe Merah di Nganjuk?
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
Artikel Terkait
-
4 Pembalap Moncer Semua, Apakah KTM Bakal Jadi Tim Terkuat di Musim 2025?
-
Fabio Quartararo Angkat Bicara Karena Terus Dituding Mata Duitan Setelah Perpanjang Kontrak dengan Yamaha
-
Diborong! Red Bull KTM Tech3 Resmi Rekrut Enea Bastianini dan Maverick Vinales
-
Masih Nol Poin Musim Ini, Luca Marini Yakin Dia dan Honda Bisa Bangkit Lagi
-
Dari Honda ke Ducati, Marc Marquez Layak Berada dalam Tim Pabrikan Terbaik MotoGP
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?
-
Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya
-
A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
-
Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna