Baru-baru ini ketua umum PSSI, Erick Thohir menyebut tak ingin timns Indonesia bernasib seperti timnas Kroasia di ajang Euro Cup 2024. Melansir dari kanal berita suara.com yang dikutip pada Selasa (25/06/2024), Erick Thohir menyebut pembinaan pemain muda di lini timnas Indonesia merupakan salah satu target utama dalam program kerjanya saat ini.
Mantan CEO klub Italia, Inter Milan ini juga menyebut bahwa regenerasi di skuad timnas Indonesia juga harus terus berjalan kedepannya. Oleh karena itu, dirinya juga mendorong banyak pihak untuk bisa memanfaatkan banyak pemain-pemain muda bertalenta guna menjaga regenerasi di tim nasional.
“Kita enggak perlu takut, kita harus terus mempunyai talenta-talenta yang banyak. Ini bukan omong besar ya, coba tim Kroasia kan tua semua sekarang. Kita bisa lihat sudah mulai lambat, Ivan Perisic yang dulu di sayap kiri sekarang di bek kiri. Hal-hal ini, ya, kembali, Kalau negara sebesar Kroasia saja mengalami stagnan soal talent, apalagi Kroasia,” ujar Erick Thohi seperti yang disadur dari laman Suara.com.
Pernyataan yang dilontarkan oleh Erick Thohir tersebut memang cukup masuk akal. Melansir dari laman resmi UEFA (uefa.com) pada Selasa (25/06/2024), Kroasia di ajang Euro Cup 2024 kali ini harus terhenti langkahnya di babak grup karena gagal meraih kemenangan atas Italia di laga terakhir grup B pada Senin (24/06/2024) kemarin usai ditahan imbang dengan skor 1-1.
Kroasia harus mengakhiri ajang Euro Cup 2024 dengan berada di peringkat ke-3 klasemen grup B dengan raihan 2 poin dari 2 hasil imbang dan 1 hasil kekalahan. Lebih lanjut lagi, timnas Kroasia di ajang ini memamg menurunkan banyak pemain berusia senja seperti Domagoj Vida (35 tahun), Luka Modric (38 tahun), Marcelo Brozovic (31 tahun), Ivan Perisic (35 tahun) dan Andrej Kramaric (33 tahun).
Erick Thohir Juga Inginlan AFF Cup Jadi Ajang Trial Para Pemain Muda
Lebih lanjut lagi, Erick Thohir juga menginginkan para pemain muda timnas Indonesia bisa memaksimalkan ajang-ajang non-kalender FIFA seperti AFF Cup dan Sea Games atau Asian Games untuk mencari jam terbang dan menambah pengalaman. Hal ini tentunya senada dengan rencana PSSI yang ingin menurunkan skuad muda dan pelapisnya di ajang ASEAN Championhsip 2024 atau AFF Cup 2024 nanti.
Melansir dari laman aseanutdfc.com, ajang ASEAN Championship 2024 sendiri akan bergulir pada bulan November-Desember 2024 mendatang. Hal ini berarti waktu pelaksanannya hampir bersamaan dengan ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 3 yang akan digelar pada 17-19 November 2024.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia Dipastikan Punya Striker Baru Jelang Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Ini Jadwal Perkenalan Marselino Ferdinan Sebagai Pemain Baru Oxford United
-
Sidang CAS Maarten Paes Diisukan Terkendala Gara-Gara Biaya, Ini Kata PSSI
-
Monster Gol 19 Tahun Tertarik Bela Timnas Indonesia, Rafael Struick Siap-siap Terdepak?
-
Melihat Nasib Nathan Tjoe-A-On yang Diprediksi Bakal Dipinjamkan Swansea City
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam