Babak semifinal gelaran Piala AFF U-16 akan dilangsungkan pada Senin (1/7/2024). Melansir laman pssi.org (30/6/2024), semifinal pertama akan mempertemukan Vietnam yang menjadi juara grup B melawan Thailand yang lolos dari jalur runner-up terbaik, dan laga semifinal kedua akan mempertemukan tuan rumah Indonesia yang menjadi juara grup A melawan Australia yang berstatus juara grup C.
Menariknya, pertarungan antara Timnas Indonesia melawan Australia di babak semifinal ini merupakan pertarungan yang mempertemukan dua tim dengan lini pertahanan terbaik di sepanjang fase penyisihan grup. Melansir laman aseanfootball.org, baik Indonesia maupun Australia, adalah dua negara yang paling minim kebobolan selama menjalani tiga laga di grupnya masing-masing.
Australia yang menjadi penguasa grup C, dalam tiga laga melawan Thailand, Malaysia dan Timor Leste, selalu mencatatkan cleansheet. Bahkan, lini serang mereka menunjukkan performa yang sangat luar biasa dengan melesakkan total 14 gol ke gawang Timor Leste dan Malaysia.
Sementara di kubu Indonesia, dalam tiga laga yang mereka jalani melawan Singapura, Filipina dan Laos, mereka hanya kebobolan satu gol saja di laga terakhir kontra Laos. Namun perlu digarisbawahi, satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Putu Panji dan kolega tersebut diciptakan oleh Phayak Shipanom melalui titik penalti, bukan melalui skema open play.
Jadi, bisa dikatakan, lini pertahanan Timnas Indonesia sama sekali belum pernah kemasukan barang satu gol pun jika dihitung dari permainan terbukan. Sementara di lini serang, Pasukan Garuda Muda pun tak kalah menterengnya dengan Australia. Tercatat, mereka total mendentumkan 12 gol ke gawang musuh-musuhnya.
Dan hal inilah yang akan menjadi sebuah keseruan tersendiri dalam pertemuan kedua kesebelasan. Selain dibekali dengan kokohnya lini pertahanan, kedua tim juga memiliki kegarangan lini depan yang sejauh ini telah memakan korban di fase grup masing-masing.
Namun yang membuat Indonesia sedikit unggul adalah, dalam tiga laga yang mereka jalani, Evandra Florasta dan kolega selalu konsisten mencetak gol, sementara dentuman gol Australia sempat tertahan saat bersua dengan Thailand di laga pembuka lalu.
Jadi, siapa nih yang akan unggul di babak semifinal ini? Kita harapkan Indonesia yang akan unggul ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Jadi Pemain Bebas, Profesor Thom Haye Dikabarkan Diincar Klub Liga Prancis OGC Nice
-
3Alasan Kekalahan Timnas U-19 dari Tim PON Sumut Tak Bisa Diterima Pencinta Sepak Bola
-
Jadi Andalan Timnas Indonesia, Tapi Marselino Ferdinan dan Thom Haye Jadi Pesepak Bola Pengangguran Hari Ini
-
Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Semifinal Piala AFF U-16 Timnas Indonesia vs Australia Hari Ini
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Australia di Semifinal Piala AFF U-16 2024: Head to Head, Susunan Pemain, dan Skor
Hobi
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"