Untuk menjalani musim Liga 1 2024/2025 Persija Jakarta telah memastikan menggunakan nahkora baru. Mundurnya Thomas Doll karena alasan keluarga membuat Macan Kemayoran bergerak cepat.
Hasil dari pergerakan ini Persija Jakarta menunjuk Carlos Pena sebagai pelatih anyar. Pria berusia 40 tahun berkebangsaan Spanyol ini dikontrak 1 musim dengan opsi perpanjangan jika prestasinya bagus.
Namun meskipun baru ditunjuk sebagai pelatih anyar, Persija Jakarta bukan barang baru bagi Pena. Hal ini terlihat dari ucapannya.
“Mereka adalah pendukung yang luar biasa dan ini saya rasakan langsung ketika tandang ke sini bersama Ratchaburi FC musim lalu untuk menjalani uji coba. Saya lihat langsung bagaimana mereka mendukung di sepanjang laga dan itu sangat berkesan bagi saya,” ucap Carlos Pena dilansir dari suara.com, Kamis (4/7/2024).
Ternyata alasan inilah yang membuat Pena tidak asing dengan Persija Jakarta dan para Jakmania. Dalam laga yang digelar di Stadion Chandrabaga pada Minggu (25/6/2023), Persija Jakarta mengalahkan Ratchaburi FC dengan skor 1-0.
Apa yang diucapkan Pena adalah bagian dari ungkapannya pada para Jakmania. Sebagai pelatih baru di Persija Jakarta maupun Liga 1, Pena berharap mendapat dukungan penuh dari pendukung.
Dilansir dari transfermarkt.co.id, Carlos Pena merupakan pemain sepak bola asal Spanyol yang pensiun pada 1 Juli 2020. Selama kariernya pernah berada di Barcelona B dan Getafe. Posisi teralhir saat menjadi pemain berada di FC Goa (India).
Karier kepelatihan Pena di Asia Tenggara terjadi musim lalu. Saat itu Pena menahkodai Ratchaburi FC dan membawanya finish di posisi 6 klasemen Thai League musim 2023-2024.
Di Persija Jakarta sendiri tugas Pena dirasakan cukup berat. Pasalnya di Liga 1 2023/2024 Persija Jakrta banyak terseok-seok di akhir musim. Hal ini membuat Thomas Doll hanya mampu meraih posisi ke-8 klasemen.
Selain itu banyaknya pemain Persija Jakarta yang membela timnas, membuat Thomas Doll kesulitan mempertahankan performa klub. Namun saat Pena melatih kemungkinan ini akan mengecil, sebab telah adal sinkronisasi jadwal antara kompetisi dan kebutuhan timnas.
Pada akhirnya patut ditunggu kiprah Pena membawa Macan Kemayoran mengarungi musim kompetisi 2024/2025.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
Artikel Terkait
Hobi
-
Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
Terkini
-
Anti-Kusam Seharian! 4 Chemical Sunscreen Brightening Bikin Wajah Glowing
-
Why You Should Read Children's Books: Pengingat untuk Orang Dewasa
-
Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON
-
Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati
-
Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4