Permasalahan antara Elkan Baggott dan Shin Tae-yong memang masih menjadi hal yang sulit menemui titik terang hingga saat ini. Sejak sang pelatih melontarkan kekecewaannya beberapa waktu lalu terhadap pemain keturunan Inggris-Indonesia tersebut, baik Elkan Baggott maupun Shin Tae-yong seakan-akan masih dalam suasana ‘perang dingin’ hingga saat ini.
Imbasnya, pemain yang telah mengoleksi 2 gol bagi timnas Indonesia tersebut masih belum mendapatkan pemanggilan kembali ke timnas Indonesia. Bahkan, dalam 2 laga terakhir skuad garuda di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 round 2 kontra Irak dan Filipina di bulan Juni 2024 kemarin, Elkan Baggott tidak dipanggil ke pemusatan latihan timnas Indonesia kendati telah menyelesaikan laga terakhirnya di klub pada musim 2023/2024.
Namun, sepertinya permasalahan antara Elkan Baggott dan Shin Tae-yong kemungkinan akan sedikit mereda dalam waktu dekat. Hal ini setelah Sekjen PSSI, yakni Yunus Nusi mengonfirmasi masih melakukan komunikasi dengan bek berusia 21 tahun tersebut hingga saat ini.
“Tim kami tetap menjalin komunikasi dengan Elkan Baggott. Siapa pun pemain berpaspor Indonesia, kami harap bisa memperkuat timnas”, ujar Yunus Nusi, dikutip dari kanal berita suara.com pada Minggu (07/07/2024).
Tentunya hal ini bisa menjadi angin segar dan peluang bagi Elkan Baggott untuk bisa kembali dipanggil dan membela timnas Indonesia di masa yang akan datang.
Elkan Baggott Harus Bisa Bersaing Dengan Bek-bek Lain di Tim Nasional
Elkan Baggott kemungkinan besar memang akan kembali ke timnas Indonesia di masa yang akan datang. Namun, tentunya tak ada jaminan bagi bek asal klub Inggris, Ipswich Town tersebut dapat menempati 1 tempat utama di skuad timnas Indonesia saat ini. Seperti yang diketahui, posisi pemain bertahan di skuad garuda saat ini dipenuhi oleh banyak pemain yang cukup memiliki kualitas yang setara.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, di sektor bek tengah yang juga merupakan posisi dari Elkan Baggott, ada beberapa nama seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, Justin Hubner, Jordi Amat dan juga Wahyu Prasetyo. Selain itu, adapula nama Nathan Tjoe-A-On, Sandy Walsh dan juga Calvin Verdonk yang bisa bermain di posisi bek tengah.
Persaingan di posisi ini memang terbilang ketat, belum lagi Elkan Baggott memang beberapa kali harus terpinggirkan ke skuad cadangan dalam beberapa laga di timnas Indonesia karena kalah saing dengan beberapa rekannya. Hal inilah yang menjadi alasan kendati dirinya nanti dipanggil lagi ke timnas Indonesia, belum ada jaminan dirinya akan menempati 1 tempat di tim inti.
Namun, tentunya hal ini bisa ditanggapi dengan positif oleh Elkan Baggott dengan meningkatkan kemampuan dan mau bersaing dengan rekan-rekannya di timnas Indonesia. Tentunya persaingan yang sehat juga akan menciptakan atmosfir dan kedalaman skuad yang merata pula.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
Artikel Terkait
-
Elkan Baggott Terancam Gagal Main di Premier League, Media Inggris Nyinyir Bilang Begini
-
Sempat Diisukan Rebut STY, Korea Selatan Akhirnya Pamer Pelatih Baru
-
Elkan Baggott Pamer Come Back Latihan, Andalan Shin Tae-yong Kasih Hati Hingga Netizen Heboh, Ada Apa Sebenarnya?
-
Timnas U-19 Juara AFF Cup? Ini 3 Faktor yang Bisa Bantu Mewujudkannya
-
Bukan Orang Biasa! Sosok Ganas Hong Myung-bo Pelatih Baru Korea Selatan, Lebih Hebat Mana dengan Shin Tae-yong?
Hobi
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
Terkini
-
Tumpukan di Balik Senyum Desa Tambakromo
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
-
Ilusi Sekolah Gratis: Biaya Tersembunyi yang Membungkam Mimpi Anak Bangsa
-
Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?
-
Review The Price of Confession: Saat Ketenangan Terlihat Lebih Mencurigakan