Geliat naturalisasi yang dicanangkan oleh federasi sepakbola Indonesia memang sejauh ini cukup efektif untuk mendongkrak prestasi skuad garuda. Hingga saat ini, timnas Indonesia menjadi tim satu-satunya dari anggota ASEAN yang lolos ke babak round 3 babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Hal ini tentunya sedikit banyak disebabkan oleh dinaturalisasinya beberapa pemain keturunan yang berkarir di luar negeri.
Banyaknya pemain keturunan yang dinaturalisasi oleh timnas Indonesia tentunya membuat banyak pihak bertanya-tanya bagaimana bisa Indonesia memiliki banyak stok pemain keturunan yang berkualitas di benua Eropa. Melansir dari laman berita suara.com (12/07/2024), media asal Vietnam VNExpress menyebut faktor sejarah memiliki andil utama dari banyaknya pemain keturunan berkualitas yang siap dinaturalisasi atau telah dinaturalisasi oleh timnas Indonesia.
“Rekor dipecahkan saat mereka memanggil 10 pemain naturalisasi untuk dua laga melawan Vietnam di kualifikasi Piala Dunia 2026. Visi PSSI juga tidak terlepas dari faktor sejarah, karena Indonesia pernah menjadi negara jajahan Belanda sejak tahun 1800 hingga kemerdekaannya pada tahun 1945. Hubungan kedua negara terus terjalin hingga saat ini, termasuk di bidang sepak bola yang banyak pemain keturunan Indonesia tumbuh di sana,” tulis laporan media Vietnam, VNExpress.
Hal ini tentunya cukup masuk akal mengingat kolonialisasi masif di wilayah Indonesia yang dilakukan oleh Belanda mulai terjadi di abak ke-18 hingga pertengahan abad ke-20 sebelum kedatangan tentara Jepang di tahun 1942. Kolonialisasi tersebut menyebabkan banyaknya perkawinan campurana antara penduduk pribumi dengan orang-orang Eropa, khususnya Belanda dan keturunannya. Hal inilah yang menjadi faktor penyebab banyaknya pemain keturunan Indonesia yang memiliki kewarganegaraan atau lahir di Belanda sebelumnya.
Indonesia Diketahui Miliki Puluhan Pemain Sepakbola Keturunan Campuran
Hingga saat ini diaspora pemain keturunan Indonesia yang merumput atau berkarir di Belanda dan negara-negara Eropa lainnya diprediksi mencapai puluhan orang. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, nama-nama pemain timnas Indonesia seperti Calvin Verdonk, Jay Idzes, Justin Hubner, Ivar Jenner, Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen merupakan beberapa pemain keturunan Belanda-Indonesia yang kini menjadi bagian dari skuad garuda.
Lalu, di beberapa dekade sebelumnya ada nama Irfan Bachdim, Diego Michels, Sergio van Dijk, Tonny Cussel dan Raphael Maitimo yang juga pernah berseragam timnas Indonesia. Kemudian adapula beberapa nama pemain keturunan Eropa non-Belanda seperti Jordi Amat dan Elkan Baggott yang juga menambah persebaran pemain keturunan timnas Indonesia.
Itupun belum termasuk beberapa pemain timnas negara lainnya seperti Matt Doherty yang membela Republik Irladina, Tijjani Reinders dan Jairo Riedewald yang membela timnas Belanda yang diketahui memiliki darah Indonesia. Tentunya banyaknya pemain keturunan yang tersebar tersebut diharapkan dapat mendongkrak prestasi timnas Indonesia di masa depan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Piala Dunia 2026: Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Panaskan Perburuan Topskor
-
Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?
Artikel Terkait
-
2 Keunggulan Dairenzio Brank, Gelandang Keturunan yang Bisa Dilirik STY ke Timnas Indonesia
-
NasibPiala AFF 2024: Tak Lagi Prestisius Seperti Dulu di Mata Pendukung Timnas Indonesia
-
Piala Euro 2024: Melaju ke Final, Akankah Inggris Tebus Kekalahan di 2020?
-
Wasit Final Euro 2024 Ternyata Punya Hubungan Buruk dengan Shin Tae-yong
-
Media Vietnam Puji Nova Arianto yang Digadang Jadi Pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2024
Hobi
-
Piala Dunia 2026 Tanjung Verde vs Arab Saudi, Laga Panas Demi Tiket 32 Besar
-
Prediksi Laga Mesir vs Iran: Adu Taktik Tentukan Nasib Fase Grup
-
Analisis Taktik Norwegia vs Prancis: Duel Haaland dan Mbappe Demi Raja Grup
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Meski Pulang dengan Satu Poin, Qatar Tetap Layak Dilabeli Badut Asia di Pentas Piala Dunia Kali Ini
Terkini
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?
-
Punya Kulit Kering & Berjerawat? 4 Moisturizer Ini Aman Tanpa Bikin Pori Tersumbat
-
Bintang yang Mustahil Digapai
-
Jadi Ladang Korupsi, Program MBG Sudah Sepatutnya Dihentikan?
-
Dibalik Maraknya Kasus Deepfake di Kampus: AI Bukan Lagi Sekadar Alat Bantu