Puas dengan euforia kemenangan dan gelar juara yang diraih Timnas Indonesia dalam ajang ASEAN Boys U-19 Championship, skuad Garuda Muda akan kembali uji nyali di kancah internasional. Tim besutan Indra Sjafri bakal bergabung dalam turnamen Seoul Earth On Us Cup.
Diketahui, Jens Raven dan kolega baru saja menjuarai Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Thailand. Meski masih ada sejumlah hal yang harus dievaluasi, tak menampik bahwa Timnas Indonesia tampil cukup gemilang sepanjang fase grup hingga partai final di Stadion Gelora Bung Tomo.
Melansir Suara.com pada Rabu (31/7), Seoul Earth On Us yang akan diikuti nantinya membuat Timnas Indonesia bertemu kembali dengan Argentina dan Korea Selatan. Tak hanya itu, Thailand yang menjadi runner up Piala AFF U-19 2024 pun turut serta dalam kompetisi tersebut.
Diketahui, turnamen Seoul Earth On Us dijadwalkan berlangsung di Seoul Mokdong Stadium, Korea Selatan mulai 28 Agustus hingga 1 September mendatang. Menarik ditunggu kiprah pasukan Merah Putih menghadapi tim-tim yang memiliki kualitas lebih apik.
Bekal Positif Menuju Kualifikasi Piala Asia U-20
Partisipasi Timnas Indonesia dalam kompetisi bersama Korea Selatan hingga Argentina tentu menjadi sebuah langkah yang apik dan patut diapresiasi. Nantinya pengalaman bermain ini bisa dijadikan sebagai bekal positif menatap kualifikasi Piala Asia U-20.
Dalam fase tersebut, Garuda Muda akan menjadi tuan rumah dan menjamu tiga peserta lainnya. Adapun lawan yang harus dihadapi adalah Yaman, Timor Leste, serta Maladewa. Gelar juara AFFF U-19 merupakan salah satu momentum penting guna menambah pengalaman para pemain maupun meningkatkan rasa kepercayaan diri tim.
Diharapkan Timnas Indonesia dapat mengambil banyak pembelajaran berharga dari Seoul Earth On Us ketika harus meladeni perlawanan Argentina, Thailand, dan tuan rumah Korea Selatan. Apalagi target utama pasukan Merah Putih adalah bisa berbicara banyak di babak kualifikasi dan menembus Piala Dunia U-20 2025.
Pelatih Indra Sjafri pun telah menunjukkan optimismenya dalam menatap berbagai ajang yang harus dilalui anak asuhannya.
“Itu tidak mustahil. Kita akan lakukan kalau kita kerja keras, saling bersatu, saling menguatkan dan saya sudah coba pernah delapan besar Piala Asia, satu langkah lagi untuk lolos Piala Dunia dan saya yakin saya bisa mengantarkan itu,” kata Indra Sjafri seperti dikutip dari Yoursay.id.
Bagaimana? Siap kembali mengawal kiprah Garuda Muda?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Hangatnya Euforia Piala Dunia, Sepakbola Benar-Benar Jadi Bahasa Universal?
-
Piala Dunia Memang Milik Semua Orang, Tak Perlu Malu Jadi Fans Jalur FOMO?
-
Reborn Rookie dan Formula Lama yang Masih Ampuh Memikat Penonton
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
Artikel Terkait
-
Mantap Nih, Erick Thohir Bongkar Peta Persaingan Pelatih Timnas Indonesia Antara Shin Tae-yong, Nova dan Indra Sjafri
-
Media Vietnam Akhirnya Kagumi Peningkatan Performa Timnas Indonesia U-19
-
Regulasi FIFA Izinkan Matthew Baker Membelot ke Timnas Australia U-17
-
Raih Gelar Kiper Terbaik AFF U-19, Ikram Alfgiffari Layak Promosi ke Timnas Indonesia U-23?
-
Jadi Rebutan Indonesia dan Australia, Matthew Baker Punya Kewarganegaraan Ganda?
Hobi
-
Mentalitas Baja Samurai Biru: Mengapa Jepang Layak Jadi Kuda Hitam Paling Berbahaya
-
Lewis Hamilton Podium ke-106 Bersama Ferrari, Rekornya Makin Tak Tersentuh!
-
Portugal vs Kongo Piala Dunia 2026: Analisis Pemain, Skor dan Taktik Laga
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
-
Buntut Ejekan ke Son Heung-min, Timnas Korea Selatan Boikot Media Lokal
Terkini
-
Tanpa Alas Kaki dan Tanpa Suara, Makna di Balik Mubeng Beteng Malam 1 Suro
-
RIIZE Ajak Kita Lebih Ekspresif dan Nikmati Momen di Lagu Do Your Dance
-
Skin Barrier Kamu Terganggu? 4 Moisturizer 5% Panthenol untuk Kulit Sehat
-
Resmi! Konser BTS 'Arirang' di Jakarta Ditambah Jadi 3 Hari, Cek Daftar Harga dan Jadwal Presalenya
-
Media Sosial, Tren, dan Paylater: Kolaborasi "Epik" Gaya Hidup Konsumtif