Kejutan kembali datang dari salah satu pemain timnas Indonesia, yakni Justin Hubner. Bek keturunan Indonesia-Belanda tersebut dikabarkan akan segera bergabung dengan klub asal liga Swedia, yakni IFK Norrkoping. Kabar tersebut diketahui usai salah satu akun fanbase klub Wolverhampton Wanderers yang menjadi klub Justin Hubner saat ini, yakni @Wolfpackwwfc, menyebutkan bahwa bek berusia 20 tahun tersebut akan bergabung ke IFK Norrkoping dengan status pinjaman.
“Wolves telah bermitra dengan FK Norrköping. Bek Justin Hubner dan striker Tyler Roberts telah tiba di Swedia dan akan berlatih bersama tim utama IFK Norrköping,” tulis akun twitter @Wolfpackwwfc.
Seperti yang diketahui, Justin Hubner akan dipinjamkan bersama pemain muda lainnya, yakni Tyler Robetrs ke klub yang kini memiliki peringkat ke-12 di liga teratas Swedia atau Allsvenskan musim 2024/2025 tersebut. Tentunya diharapkan peminjaman pemain yang dulunya merupakan kapten tim U-21 Wolverhampton Wanderers tersebut berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang cukup positif.
Namun, belum diketahui mengenai durasi kontrak peminajaman yang akan diberikan oleh IFK Norrkoping kepada Justin Hubner. Seperti yang disebutkan, IFK Norrkoping memang menjalin mitra kerjasama dengan Wolverhampton Wanderers guna pengembangan performa dan saling tukar ilmu antar pemain.
Justin Hubner Diharapkan Mendapat Jam Terbang yang Baik Di Klub Barunya
Dengan dipinjamkannya Justin Hubner ke klub asal Swedia, IFK Norrkoping, diharapakan mantan pemain Belanda U-21 ini bisa mendapatkan menit bermain yang cukup banyak bersama klub tersebut. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Justin Hubner diprediksi akan menjalani masa peminjaman keduanya sepanjang karir profesionalnya bersama IFK Norrkoping pada bulan Agustus 2024.
Sebelumnya, Justin Hubner dipinjamkan ke klub asal Jepang, Cerezo Osaka dengan durasi kontrak 6 bulan. Namun, selaman di klub asal Osaka, Jepang tersebut, Justin Hubner sangat sedikit mendapatkan menit bermain. Tercatat, dirinya hanya turun dalam 6 laga selaman 6 bulan dan semuanya sebagai pemain pengganti. Hal inilah yang membuat pihak agen pemain, Justin Hubner dan klub Wolverhampton Wanderers tak puas dengan skema peminjaman pemain tersebut. Hal ini juga yang membuat Justin Hubner ditarik pulan ke Inggris kendati kontraknya bersama Cerezo Osaka saat itu belum genap 6 bulan.
Lalu, apakah Justin Hubner akan mendapatkan menit bermain yang cukup bersam IFK Norrkoping atau tidak?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
-
Dipuji Pemain Ligue 1, Dony Tri Pamungkas Berpeluang Lanjutkan Karier di Eropa?
Artikel Terkait
-
3 Kelebihan Miliano Jonathans Si Bule Depok Bikin Anak Kesayangan Shin Tae-yong Bisa Tergusur, Ubah Kekuatan Timnas
-
Perkenalkan! Inilah "Shakti", Maskot Terbaru Timnas Indonesia
-
Terbaru! Jadwal Pertandingan Resmi Timnas Indonesia di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 vs Australia dan Arab Saudi
-
BREAKING NEWS! Bukan ke Liga Thailand, Justin Hubner Gabung Klub Eropa Ini
-
Piala Presiden 2024: Bukti Paripurnanya Sepak Bola Indonesia
Hobi
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
3 Motor Touring Segala Medan Paling Canggih, Siap Taklukkan Jalan Apa Pun
-
Usai 4 Kali Juara bersama Verstappen, Gianpiero Tinggalkan Red Bull ke McLaren
-
Geser Status Calon Juara ke Marco Bezzecchi, Marc Marquez Atur Strategi?
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
Terkini
-
Novel Padang Bulan: Antara Cinta dan Mimpi yang Sama-sama Harus Dikejar
-
Lindungi Hak sebagai Artis, EXO-CBX Ajukan Pemutusan Kontrak dengan INB100
-
Koleksi Wajah di Tas Ayah
-
The Rose Umumkan Rencana 2026: Album Baru, Tur Dunia, Hiatus Pasca-Tur
-
Side Hustle Bukan Gila Kerja, Tapi Perjuangkan Pekerja UMR untuk Bertahan