Pada Jumat (02/08/2024) kemarin, PSSI resmi mengumumkan maskot terbaru timnas Indonesia ke khalayak publik. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), maskot terbaru skuad garuda tersebut bernama “Shakti”. Maskot ini sendiri merupakan hasil dari sayembara yang dilakukan oleh pihak PSSI beberapa waktu yang lalu. Total, ada 388 peserta yang mengirimkan desain karyanya dan mengikuti sayembara ini.
Dari total 388 peserta tersebut, diseleksi dan menghasilkan 8 peserta menurut para juri memiliki keunikan dan layak masuk ke babak voting. Dalam babak voting ini sendiri pada akhirnya memunculkan 3 kandidat besar, yakni “Gatara” oleh Hamdan Dwi Prasetya, “Sigara” oleh Moh. Fadel dan “Shakti” oleh Is Yuniarto.
Pada babak final yang dilakukan pada Rabu (31/07/2024) kemarin di Official Garuda Store GBK, Jakarta. Para peserta final mempresentasikan hasil karyanya tersebut kepada para juri. Para juri ini terdiri dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Komite Suporter PSSI, Arya Sinulingga, Unggul sebagai Ketua La Grande, Diky Budi Ramdhan Sekjen PNSSI, dan Moh. Azka perwakilan Nevertoolavish. Dalam proses penjurian tersebut, “Shakti” kemudian keluar sebagai pemenang dan resmi menyandang status sebagai maskot dari timnas Indonesia.
Filosofi “Shakti” Sebagai Maskot Baru Timnas Indonesia
Shakti memiliki desain dasar sebagai burung garuda yang juga menjadi perlambangan dari negara Indonesia. Burung garuda tersebut memiliki kepala berwarna putih dan memakai jersey merah. Menuurt desainernya, Is Yuniarto, Shakti merupakan simbol identitas dari bangsa Indonesia yang memiliki keragaman etnis dan budaya. Selain itu, Shakti juga merepresentasikan sebagai simbol semangat tradisi Nusantara, usaha, kekuatan, optimisme, dan bersahaja.
Pada bagian kepala area dahi, Shakti memakai ikat kepala khas suku asmat, Papua yang bernama Afuiyak Wow. Simbol ini memperlambangakan bahwa hidup manusia harus berusaha. Pada bagian sayapnya, terdapat corak batik khas Yogyakarta dan Solo yang dikenal dengan nama batik gurdo. Hal ini memperlambangkan simbol kekuatan atau keperkasaan.
Pada bagian mata, Shakti terinspirasi dari salah satu bentuk mata wayang kulit yang dikenal dengan nama Netra Thelengan. Terakhir, pada bagian paruhnya terinspirasi dari desain songket khas Minang dan daerah Sumatera Barat lainnya yang dikenal dengan nama Pucuak Rabuang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Comeback yang Berakhir Air Mata: Mengapa Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Neymar?
-
Tampil Gila di Piala Dunia 2026, Vozinha Layak Menunda Masa Pensiunnya!
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Bukan Sekadar Bola, Konflik Mbappe vs Senator Paraguay Berpotensi Jadi Masalah Diplomatik!
Artikel Terkait
-
Terbaru! Jadwal Pertandingan Resmi Timnas Indonesia di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 vs Australia dan Arab Saudi
-
BREAKING NEWS! Bukan ke Liga Thailand, Justin Hubner Gabung Klub Eropa Ini
-
Piala Presiden 2024: Bukti Paripurnanya Sepak Bola Indonesia
-
Here We Go! 3 Permain Timnas Indonesia Merumput di Kasta Tertinggi Liga Thailand, Ada Marselino Ferdinan?
-
Jawaban Dewasa dan Membumi saat Nathan Tjoe-A-On "Dielu-elukan" Suporter Timnas Indonesia: Kami Tahu ke mana...
Hobi
-
Cetak Brace, Jude Bellingham Bisa Kejar Rekor Messi?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
-
Inggris vs Argentina: Semifinal yang Lebih dari Sekadar Sepak Bola
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Rivalitas Inggris vs Argentina: Sejarah, Gengsi hingga Hand of God
Terkini
-
Koperasi Mendahului Aspal, Membedah Paradoks Desa Kelok Sunyi
-
Sinopsis Legal Beat: Gyakuten no Houtei, Drama Jepang Terbaru Suzuka Ouji
-
Review Novel Octopus Moon: Kisah Menyentuh tentang Depresi pada Anak
-
4 Daily OOTD Urban Streetwear ala Choi San ATEEZ, Nyaman dan Fashionable!
-
Kritik kepada Pemerintah Bukan Berarti Sedang Mencari Pengganti Presiden