Salah satu pemain timnas Indonesia, yakni Ronaldo Kwateh akhirnya resmi berseragam klub asal Liga Thailand, Muangthong United.
Kabar kepindahan anak dari Roberto Kwateh tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram klub Muangthong United, @muangthongunited pada Kamis (07/08/2024) kemarin.
“Muangthong United dengan bangga mengkonfirmasi penandatanganan Ronaldo Kwateh. Garuda muda indonesia ini akan bergabung dengan tim utama sesegera mungkin dalam persiapan liga thailand musim 2024/25. Salam hangat untuk fans indonesia jangan lupa untuk follow kita,” tulis dalam unggahan Instagram resmi klub.
Sebelumnya, Ronaldo Kwateh diketahui menjadi bagian dari skuad klub asal Turki, Bodrum FK yang berkompetisi di kasta ke-2 liga Turki.
Namun, sejak direkrut pada awal tahun 2023 silam, pemain keturunan Indonesia-Liberia tersebut sama sekali tak pernah mencicipi bermain untuk klub asal Turki tersebut.
Dirinya lebih sering berkutat dengan cedera sejak mengalami cedera parah jelang persiapan Sea Games 2023 di Kamboja.
Pindah ke Liga Thailand, Langkah Tepat Agar Bisa Bersaing di Timnas Indonesia?
Kepindahan Ronaldo Kwateh ke klub asal Liga Thailand, yakni Muangthong United memang cukup mengejutkan. Pasalnya, dirinya diketahui masih memiliki kontrak 1 musim lagi bersama Bodrum FK.
Melansir dari laman Transfermarkt, Ronaldo Kwateh sejatinya masih memiliki kontrak hingga akhir musim 2024/2025 bersama Bodrum FK.
Akan tetapi, kepindahannya ke Muangthong United bagi beberapa pihak juga dirasa cukup masuk akal. Pasalnya, dirinya memang perlu mengembalikan performanya seperti saat sebelum terkena cedera parah di tahun 2023 silam.
Klub Muangthong United yang juga menjadi salah satu tim terbaik di liga Thailand tentunya diharapkan cocok sebagai tempat untuk mengembalikan performa pemain berusia 19 tahun tersebut.
Belum lagi jika dirinya sukses mengembalikan performanya, bukan tak mungkin ada peluang baginya untuk dilirik oleh pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Ronaldo Kwateh sendiri memang menjadi bagian dari timnas Indonesia U-23 dan timnas Indonesia senior sejak tahun 2022 silam.
Laga debutnya untuk skuad Garuda senior adalah saat timnas Indonesia melakukan laga uji coba melawan Timor-Leste pada tahun 2022 silam. Dirinya tercatat baru mengemas 2 penampilan bersama skuad garuda senior sejauh ini.
Apakah Ronaldo Kwateh akan kembali menemukan performa terbaiknya di Muangthong United? kita tunggu saja perkembangannya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
Artikel Terkait
-
Kabar Abroad: 2 Calon Pemain Naturalisasi Saling Sikat di Liga Belanda
-
Titik Terang Maarten Paes Bela Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi, PSSI Bisa Menang di CAS!
-
Bocoran Media Asing, Timnas Indonesia Lawan Raksasa Sepak Bola Dunia di FIFA Matchday Oktober!
-
Jordi Amat Kemungkinan Absen, 3 Pemain Ini Siap Gantikan Posisinya
-
Nova Arianto Pasang Kriteria Tinggi dalam Seleksi Timnas Indonesia U-16
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Perempuan Bergaun Kuning yang Duduk di Atap Rumah Lek Salim
-
Mitos Sekolah Gratis: Menelusuri Labirin Biaya di Balik SPP Nol Rupiah