Pembalap GasGas Tech3, Pedro Acosta, merasa yakin dan bersemangat menyambut balapan GP Austria yang akan dilaksanakan akhir pekan ini, 16-18 Agustus 2024.
Sirkuit Red Bull Ring sendiri sering disebut-sebut sebagai sirkuit yang identik dengan motor KTM karena memiliki sifat stop-go yang cocok dengan karakter dan kekuatan RC16.
Selain itu, KTM juga memiliki data pengujian pribadi mereka. Ditambah lagi dengan riwayat mereka di musim lalu yang cukup baik, di mana Brad Binder berhasil meraih dua podium di hari Sabtu dan Minggu.
Dengan data yang ada tersebut maka pada seri yang akan datang, KTM diprediksi akan menjadi salah satu yang mendominasi.
Dengan penampilan yang angin-anginan di beberapa race terakhir, Pedro Acosta berharap bisa meraih hasil yang lebih baik di balapan kandang nanti.
Diketahui untuk balapan utama, Acosta tidak lagi naik podium setelah meraih hasil gemilang selama dua seri berturut-turut, yakni di Portimao dan COTA. Kemudian, untuk balapan sprint dia juga baru menyumbang dua medali, yakni di GP Jerez dan Mugello.
"Saya percaya saat kami pergi ke Austria, Aragon, Misano, Thailand, dan Jepang, kami akan kembali berada di depan," ungkap Acosta, dilansir dari laman Crash, pada 12 Agustus 2024.
Acosta juga pernah meraih kemenangan di sirkuit ini di musim debutnya pada kelas Moto3 musim 2021 lalu, menurutnya Red Bull Ring selalu menjadi sirkuit yang istimewa untuk dirinya dan juga KTM.
Manajer tim Tech3, Nicolas Goyon, mengatakan bahwa nantinya, baik Pedro Acosta maupun Augusto Fernandez akan menggunakan semua data yang didapatkan oleh tim penguji saat tes di Red Bull Ring untuk memberikan yang terbaik di hadapan publik mereka sendiri.
Sama seperti Acosta, Gayon juga optimis bahwa dengan pengalaman dan kecocokan motor dengan sirkuit, rookie-nya tersebut akan meraih hasil yang terbaik.
"Saya yakin dengan kemampuan belajar yang cepat serta pengalaman yang baik di Austria, akan membantunya bertarung di posisi teratas, mengingat mesin Pierer Mobility berada di podium terbaik di sprint maupun balap utama di musim lalu," ungkap Gayon.
Lantas, akankah Pedro Acosta bisa membangkitkan performa KTM yang sedang layu di balapan kandang mereka akhir pekan nanti? Mari kita lihat aksinya di GP Austria 2024.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
-
Sprint Race MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia Mulai Beri Perlawanan
-
Red Bull Resmi Tukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda, Keputusan yang Tepat?
-
Bukan Pecco Bagnaia, Marc Marquez Sebut Adiknya Sebagai Pesaing Utama
-
Performa Mentereng Marc Marquez Buat Ducati Kerap Dicurigai Pilih Kasih
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
Artikel Terkait
-
Sprint Race MotoGP Amerika 2025, Pecco Bagnaia Mulai Beri Perlawanan
-
Bukan Pecco Bagnaia, Marc Marquez Sebut Adiknya Sebagai Pesaing Utama
-
Beli Tiket Race Sepang Grand Prix of Malaysia 2025 Makin Hemat Lewat BRImo
-
Performa Mentereng Marc Marquez Buat Ducati Kerap Dicurigai Pilih Kasih
-
Usulan Aprilia Kembali Dapat Penolakan, Kemarin Ducati Sekarang Jack Miller
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop