Ambisi Persija Jakarta untuk melanjutkan tren kemenangan pada pertandingan pekan kedua BRI Liga 1 2024/2025 mau tak mau harus ditahan. Lantaran Persita Tangerang tampil baik dan mampu mengimbangi Macan Kemayoran, hingga kedua kesebelasan akhirnya saling berbagi poin.
Antara News melaporkan, laga krusial tersebut berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta. Persija Jakarta yang hadir sebagai tim tamu langsung mengambil inisiatif serangan. Kombinasi Gustavo Almeida dan Ryo Matsumura di awal permainan masih berhasil ditepis penjaga gawang Igor Carreira.
Skuad asuhan Carlos Pena mencoba bermain sabar dan mengandalkan operan-operan pendek. Tak tinggal diam, Persita Tangerang pun beberapa kali memberikan ancaman ke barisan pertahanan lawan.
Beruntung, salah satu tembakan keras dari Marios Ogkmpoe mampu dihalau kiper anyar Persija, yakni Carlos Eduardo yang turun sebagai starter.
Sempat berada dalam tekanan, Persita Tangerang kembali mencoba bangkit dengan mendapat peluang dari Bruno Da Cruz. Namun Carlos Eduardo menunjukkan kebolehannya dan melakukan penyelamatan gemilang untuk Macan Kemayoran.
Setelah turun minum, Persija Jakarta memasukkan Witan Sulaeman dan Maciej Gajos untuk menyegarkan tim. Di sisi lain, Persita Tangerang lebih berani bermain terbuka demi meladeni gelombang serangan lawan.
Jual beli serangan terus terjadi, tetapi skor kacamata tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Persija Jakarta dan Persita Tangerang masing-masing memperoleh satu poin. Kendati demikian, Carlos Pena mengapresiasi kerapatan barisan pertahanan Persija Jakarta yang clean sheet pada dua laga perdana BRI Liga 1.
“Saya rasa performa pertahanan sangat baik. Inilah laga kedua secara beruntun kami tidak kemasukan sama sekali. Dan itu merupakan hal yang layak disyukuri,” kata Carlos pada konferensi pers, seperti dikutip pada Senin (19/8/2024).
Lebih lanjut, ia menilai bahwa satu poin di laga tandang adalah hal yang bagus.
“Kami bisa 100 persen gembira karena menurut saya kami mendominasi permainan, kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mendapatkan tiga poin. Namun inilah sepak bola. Performa para pemain bagus tapi kami kurang dalam segi akurasi di tiga perempat terakhir. Di sektor tembakan, di sektor umpan silang, operan terakhir. Tapi saya senang dengan performa tim saya hari ini,” sambung pelatih asal Spanyol tersebut.
Di laga berikutnya, Persija Jakarta bakal menjamu Persis Solo di Jakarta International Stadium (JIS) hari Sabtu (24/8/2024) mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Hasil Akhir: Lini Depan Buntu, Persita vs Persija Jakarta Berakhir Tanpa Gol
-
BREAKING NEWS! Carlos Eduardo Debut, Ini Susunan Pemain Persita vs Persija Jakarta
-
Hasil BRI Liga 1: Bali United Bungkam Semen Padang 2-0
-
BRI Liga 1: Persis Solo Kalah Dramatis, Milomir Selsija Bongkar Alasannya!
-
Hasil BRI Liga 1: Bali United vs Semen Padang Imbang di Babak Pertama
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam