Pertemuan tim raksasa dengan catatan sempurna di dua pekan perdana BRI Liga 1 2024/2025 telah berakhir. Borneo FC memastikan diri keluar sebagai pemenang ketika menjamu Bali United di Stadion Batakan, Balikpapan dalam duel yang sengit.
Dilansir dari laporan Antara News pada Rabu (28/8/2024), tim Pesut Etam membungkam pasukan Serdadu Tridatu lewat dua gol tanpa balas.
Meski sejatinya Bali United di bawah komando pelatih Stefano Cugurra lebih dulu mendapat peluang emas lewat sepakan Made Tito dari luar kotak penalti, Nadeo Argawinata masih cukup tangkas untuk menghalau.
Borneo FC kemudian membalas melalui Berguinho. Sayangnya sepakan keras pemain asal Brasil itu belum mengenai sasaran. Tak berselang lama, Stefano Lilipaly mengirim umpan silang yang disambar Mariano Peralta.
Beruntung, tandukannya masih membentur mistar gawang Bali United yang dijaga oleh Fitrul Dwi Rustapa. Mantan kiper Persib Bandung tersebut kembali melakukan penyelamatan gemilang ketika tendangan bebas Lilipaly mengancam gawangnya.
Kebuntuan Pesut Etam baru pecah di menit ke-40. Christophe Nduwarugira menyambut sepak pojok Stefano Lilipaly sehingga bisa membobol gawang Bali United. Skor 1-0 untuk keunggulan pasukan tuan rumah menutup sengitnya pertandingan babak pertama.
Tim racikan Pieter Huistra yang tengah on fire ini langsung tancap gas begitu memasuki babak kedua. Kini giliran Leo Gaucho mendapat bola dan melesak masuk kotak penalti Bali, sebelum melepaskan sepakan melebar.
Mereka menggandakan keunggulan pada menit ke-73. Berguinho memberikan umpan tarik untuk Peralta yang dalam posisi bebas. Pesepak bola asal Meksiko itu dengan mudah meneruskannya hingga gawang Fitrul kembali kebobolan.
Berbagai upaya terus dilakukan Bali United untuk membalikkan kedudukan atau setidaknya memperkecil ketertinggalan. Namun solid dan rapatnya barisan pertahanan Borneo FC benar-benar mampu membuat frustasi. Serdadu Tridatu tak bisa mencetak gol balasan dan terpaksa pulang tanpa poin.
Skor 2-0 mengantarkan Borneo FC untuk melanjutkan tren positif dengan mencatatkan tiga kemenangan beruntun. Sembilan poin yang diraih membawa Pesut Etam menduduki urutan kedua klasemen sementara BRI Liga 1.
Sedangkan Bali United yang harus menghentikan laju dua kemenangan berturut-turut kini ada di posisi keenam klasemen dengan torehan poin enam angka.
Hanya kalah selisih gol dengan PSM Makassar yang berada di puncak klasemen, Borneo FC terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat juara BRI Liga 1 2024/2025.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1: Jeda Kompetisi, Persebaya Minta Pemain untuk Istirahatkan Fisik
-
Raih 3 Kemenangan Beruntun di BRI Liga 1, PSM Makassar Bikin Bangga Bernardo Tavares
-
Jadi 'Gudang Senjata Shin Tae-yong', 2 Klub BRI Liga 1 2024-2025 Ini Terpuruk di Zona Degradasi
-
3 Fakta Kondisi Morat-marit PSS Sleman di 3 Pekan BRI Liga 1
-
Gabung PSS Sleman, Chang-jin Moon Akui Karirnya Berkembang Berkat Polesan Shin Tae-yong
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam