Timnas Indonesia U-17 secara mengejutkan harus takluk dari India U-17 dengan skor tipsi 0-1 di laga uji coba ke-2 yang digelar pada Selasa (27/08/2024) kemarin. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), Kekalahan in tentunya cukup diluar prediksi mengingat di laga pertama yang digelar pada tanggal 25 Agustus 2024 kemarin, timnas Indonesia U-17 sukses menang dengan skor telak 3-1.
Gol semata wayang dalam laga ke-2 kemarin dicetak oleh bek timnas Indonesia U-17, Sumit Sharma di menit ke-78. Gol yang berawal dari sepakan pojok tersebut tidak mampu dihalau oleh lini pertahanan timnas Indonesia sehinggga menyebabkan skuad garuda U-17 harus takluk dari tamunya tersebut.
Dalam laga kemarin, setidaknya ada 2 catatan yang bisa menjadi bahan evaluasi bagi Nova Arianto selaku pelatih timnas Indonesia U-17. Berikut adalah ulasannya!.
1. Timnas Indonesia U-17 Masih Susah Menghadapi Lawan yang Defensif
Salah satu catatan yang menjadi sorotan dalam laga timnas Indonesia U-17 kemarin adalah pola permainan timnas India U-17 yang jauh berbeda dibandingkan pertandingan pertama. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, timnas India U-17 di laga ke-2 kemarin melakukan gaya permainan bertahan total yang menumpuk sekitar 5-8 pemain di sektor pertahanan. Hal ini berbeda dengan di pertandingan pertama yang dimana India kerap kali melakukan serangan dari sektor sayap.
Pola defensif atau pertahanan total yang diterapkan oleh timnas India U-17 ternyata membuat Putu Panji dkk kesusahan dalam membuka rapatnya lini pertahanan tim lawan. Alhasil, para punggawa timnas Indonesia U-17 terlihat cukup frustasi karena tak mampu menembus lini pertahanan India yang bermain dengan cukup rapi dan disiplin dalam menjaga lini belakang.
2. Lini Depan Timnas U-17 Masih Belum Terlalu Tajam
Permasalahan di lini depan timnas Indonesia seakan-akan juga menjadi sesuatu yang cukup mandarah daging bagi skuad garuda. Seperti seniornya, timnas Indonesia U-17 juga sedikit kesusahan memaksimalkan peluang saat menyerang ketika menghadapi India kemarin. Bahkan, beberapa peluang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol belum mampu dimaksimalkan oleh anak asuh Nova Arianto. Hal ini tentunya perlu mendapatkan perhatian serius kedepannya.
Nah, itulah beberapa catatan yang bisa menjadi bahan evaluasi bagi skuad timnas Indonesia U-17 kedepannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Dari Euro 1992 ke Piala Dunia 2026: Benarkah Skandinavia Sedang Menuju Masa Kejayaan Baru?
Artikel Terkait
-
Thom Haye Peluang Main di Liga Champions, Tapi Langkahi Dulu 4 Pemain Dinamo Zagreb Ini
-
Ousmane Maiket Camara: Pemain Keturunan Guinea, Timba Ilmu di Ciledug, Jadi Striker Timnas Indonesia
-
Akhirnya! Pratama Arhan dan Azizah Salsha Akan Bertemu Usai Isu Selingkuh, Catat Waktu dan Tempatnya
-
Ousmane Maiket Camara Tampil, Ini Daftar Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 vs Argentina
-
Tangan Kanan Shin Tae-yong Habis Di-roasting Media Vietnam: Lawan Tim Lemah Kok Kalah
Hobi
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
-
Siapa Keyne Yamal? Tingkah Gemas Adik Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
-
Kisah Marc Cucurella: Cobaan Keluarga, Putra Autisme hingga Juara Dunia
Terkini
-
Tangki Cinta yang Kosong: Sulitnya Anak Broken Home Mengenal Hubungan Sehat
-
Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara
-
Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia
-
Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?