Pelatih Timnas Indonesia senior, Shin Tae-yong akhirnya merilis nama-nama pemain untuk babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga. Menyadur laman pssi.org (29/8/2024), pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut mengumumkan 26 nama yang dipersiapkannya untuk mengarungi laga melawan Arab Saudi dan Australia di bulan September nanti.
Seperti halnya pemanggilan-pemanggilan sebelumnya, pemanggilan kali ini pun diwarnai dengan beragam fakta menarik. Fakta apa sajakah itu? Mari kita ulas bersama!
1. Menjadi Semakin Muda
Fakta pertama pemanggilan Timnas Indonesia saat ini adalah, rerata usia para pemain yang ada dalam skuat menjadi semakin muda. Menyadur laman transfermarkt, rataan usia 26 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-yong saat ini adalah 23,8 tahun.
Bahkan, di data transfermarkt tertera, pemain tertua di tubuh Timnas Indonesia saat ini adalah Thom Haye, yang secara usia belum menyentuh angka 30 tahun. Thom Haye sendiri tercatat lahir pada 9 Februari 1995, sehingga pada tahun ini, baru berusia 29 tahun.
2. Debutan yang Diidam-idamkan
Fakta kedua di tubuh Timnas Indonesia saat ini adalah, berisikan pemain debutan yang diidam-idamkan. Selain menjadi satu-satunya pemain yang baru kali pertama merasakan pemanggilan ke Timnas Indonesia, keberadaan Maarten Paes dalam skuat juga menjadi akhir dari penantian panjang, baik dari sisi sang pemain, maupun dari sisi pendukung Timnas Indonesia.
Pasalnya, setelah resmi menjadi warga negara Indonesia pada 30 April 2024 lalu, Maarten Paes harus menepi terlebih dahulu dari memperkuat Timnas Indonesia, karena permasalahan administrasi yang mengganjalnya untuk turun ke lapangan bersama skuat Garuda.
3. Masih Dihiasi Muka-muka Lama
Fakta ketiga dari pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia kali ini adalah, masih dipenuhi dengan muka-muka lama. Dari laman transfermarkt.com, tiga pemain kesayangan coach Shin Tae-yong, yakni Asnawi Mangkualam Bahar, Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, masih menjadi penghias utama dalam daftar panggil ini.
Selain itu, nama-nama lain seperti Kambuayan, Ridho, Egy Maulana, Marceng, Ernando dan sederet nama lainnya, masih pula menjadi bagian dari skuat kali ini. Total, dari 26 nama yang dirilis, hanya Maarten Paes saja yang berstatus sebagai pemain baru di tubuh Timnas Indonesia.
Nah, dari fakta-fakta yang telah dijabarkan mana menurut teman-teman pembaca yang paling menarik?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
Artikel Terkait
-
Profil Lengkap Maouri Simon, dari Karier, Keturunan hingga Klub yang Ditempatinya Sekarang
-
Rafael Struick Dipanggil Shin Tae-yong, Klub Belanda Ingatkan Timnas Indonesia
-
2 Ancaman Besar untuk Timnas Indonesia andai Park Hang-seo Latih Malaysia
-
Bertemu Thailand, Timnas Indonesia Berpeluang Kembali Taklukkan Rivalnya
-
Giovanni van der Wijst: Kiper Ajax Keturunan Cirebon-Polandia, Calon Pelapis Maarten Paes, Lebih Tinggi dari Ernando
Hobi
-
John Herdman, Timnas Indonesia, dan Formasi Laga Debutnya yang Amat Intimidatif
-
John Herdman Akui Uniknya Atmosfer GBK usai Debut bersama Timnas Indonesia
-
3 Tantangan yang akan Dihadapi Marc Marquez di MotoGP Amerika 2026
-
Jadwal F1 GP Jepang 2026: 3 Tim akan Tampil dengan Desain Mobil Istimewa
-
Resmi Diperkenalkan! Inilah Sosok Maple, Zavu, dan Clutch yang Akan Meriahkan Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rilis Teaser Trailer, Serial Harry Potter Segera Tayang Natal 2026
-
Minyak Mahal, Pendidikan Terancam? Membaca Masa Depan Indonesia di Tengah Gejolak Energi Global
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Bukan Sekadar Mobil Listrik: Xiaomi SU7 Ultra Jadi Monster Sirkuit dengan Rekor Gila
-
Ulasan Novel Dawuk, Melawan Prasangka dan Stigma Buruk di Masyarakat