Timnas Indonesia dan Arab Saudi akan bertemu di laga pertama lanjutan babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Putaran Ketiga. Berdasarkan laman jadwal yang dirilis oleh AFC, pertemuan kedua kesebelasan ini diagendakan pada tanggal 5 September 2024, dengan Arab Saudi bertindak sebagai tuan rumah.
Meskipun pertandingan ini terlihat biasa-biasa saja dan secara matematis menjadi milik Arab Saudi, namun sejatinya pertemuan antara Pasukan Garuda melawan The Green Falcon ini berhiaskan sebuah fakta menarik. Baik Arab Saudi maupun Indonesia, dua-duanya merupakan negara yang pernah menaklukkan penguasa sepak bola dunia dalam beberapa tahun belakangan ini, Argentina.
Dilansir laman Suara.com (28/8/2024), Timnas Indonesia sukses mencatatkan kemenangan di pertandingan melawan Argentina pada turnamen Seoul Earth On Us 2024 yang berlangsung di Korea Selatan pada pekan kemarin. Meskipun yang bertanding adalah Timnas usia di bawah 19 tahun, namun mengalahkan tim sekelas Argentina tentunya bukan sebuah perkara yang muda, dan tetap menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.
Meskipun pada akhirnya pada turnamen tersebut anak asuh Indra Sjafri ini harus puas menjadi tim juru kunci klasemen di bawah Korea Selatan, Argentina dan Thailand, namun memenangi pertandingan melawan Argentina akan selalu menjadi sebuah memori membanggakan yang bukan hanya bakal dimiliki oleh Timnas Indonesia U-19, namun juga Timnas Indonesia segala level usia.
Berbeda dengan Timnas Indonesia yang sukses mengalahkan Argentina di level U-19, Arab Saudi sang calon lawan bahkan mencatatkan prestasi yang lebih membanggakan lagi. Menyadur laman fifa.com (22/11/2022), timnas Arab Saudi sukses mengalahkan Timnas Argentina senior, di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, yakni Piala Dunia edisi 2022 yang berlangsung di Qatar dua tahun lalu.
Dalam penjelasan FIFA, Arab Saudi yang tertinggal lebih dahulu melalui gol penalti sang mega bintang Lionel Messi pada menit ke-10, sukses membalikkan keadaan di menit ke-48 melalui gol dari Saleh Al-Shehri dan Salem Al Dawsari pada menit ke-53.
Dan kini, jalan takdir pada akhirnya mempertemukan keduanya. Indonesia dan Arab Saudi yang pernah mengalahkan Argentina dengan skor identik 2-1, kini bertemu untuk beradu strategi. Dengan modal yang relatif sama, yakni pernah membungkam Argentina yang merupakan tim terbaik dunia, kira-kira siapa yang akan unggul di laga kali ini? Indonesia, ataukah Arab Saudi?
Meskipun kecil, namun kita tentunya berharap semoga Timnas Indonesia yang bakal memenangi laga tersebut. Bukan begitu?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
Artikel Terkait
-
Bahas Peluang Timnas Indonesia vs Arab Saudi, 2 Media Vietnam Malah 'Berantem'!
-
Insting Shin Tae-yong Tepat, Maarten Paes Dapat Dimainkan Hadapi Arab Saudi
-
Media Arab Saudi Takjub dengan Thom Haye Si Jenderal Lini Tengah Timnas Indonesia
-
Perhitungkan Kualitas Timnas Indonesia, Ini Kata Pelatih Arab Saudi Roberto Mancini
-
Pertama Sepanjang Sejarah, Ini Susunan Pemain Timnas Indonesia Full Abroad
Hobi
-
Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
Terkini
-
Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class
-
Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?
-
Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan
-
Antara Fiksi dan Sejarah, Problematika Netflix di Serial Monster: The Lizzie Borden Story
-
Belajar dari Lee Jae Myung: Ketika Presiden Mendengarkan Kekecewaan Rakyat