Sukses menjalani laga debut manis bersama Venezia FC di Serie A, kini Jay Idzes mengalihkan fokus untuk memperkuat Timnas Indonesia. Menatap laga perdana di Stadion King Abdullah Sports City yang dimainkan pada Jumat (6/8) dini hari WIB nanti, pemain keturunan Belanda itu mengungkapkan kesiapan dirinya.
Jay Idzes tak menganggap remeh Arab Saudi yang dinilai memiliki kekuatan berbahaya. Baik dari segi permainan, pelatih, maupun komposisi pemain. Di sisi lain, tim asuhan Roberto Mancini juga unggul di atas kertas. Namun bagi seorang Jay Noah Idzes, tak ada yang tidak mungkin di pertandingan sepak bola.
Seperti ketika The Green Falcons berhasil menaklukkan sang juara bertahan, Argentina di gelaran Piala Dunia edisi 2022 kemarin. Timnas Indonesia pun memiliki peluang untuk memberikan kejutan.
“Kita tahu Arab Saudi adalah tim yang bagus. Memiliki pemain berkualitas di liga mereka. Tapi pada akhirnya ini adalah sepak bola. Jadi, apapun bisa terjadi, selayaknya Arab Saudi yang mengalahkan Argentina 2-1 di Piala Dunia 2022 lalu,” kata Jay Idzes saat konferensi pers jelang pertandingan, dikutip dari laman resmi pssi.org pada Rabu (4/9/2024).
Lebih lanjut, Jay pun memastikan bahwa seluruh penggawa skuad Garuda akan tampil maksimal dan berjuang bersama meraih hasil memuaskan hadapi laga pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.
“Ini adalah kesempatan baik untuk kita untuk lebih bekerja keras, semuanya akan berjuang untuk target yang sama. Semua bisa terjadi di laga besok,” pungkasnya.
Timnas Indonesia bisa tampil lebih percaya diri. Terlepas dari kekuatan lawan, skuad Garuda Muda juga diperkuat oleh pemain-pemain yang berkualitas. Tak hanya Jay Idzes yang gemilang di kasta tertinggi Liga Italia, ada juga Calvink Verdonk, Ivar Jenner, Shayne Pattynama, hingga Thom Haye.
Shin Tae-yong mengungkap, keberadaan para pemain yang merumput di Liga Eropa memberikan dampak positif terhadap peningkatan performa tim asuhannya sejauh ini. Seperti yang dilaporkan Antara News pada Kamis (5/8/2024), 10 dari 26 nama Timnas Indonesia sekarang merupakan pemain-pemain yang berkompetisi di Benua Biru.
“Saya dapat mengatakan bahwa para pemain yang bermain di Eropa sejujurnya sangat membantu kinerja tim kami. Tentu saja kami memiliki pemain yang berasal dari sana, mereka memiliki fisik dan taktik serta pemahaman dan hal-hal teknis yang lebih baik,” kata pelatih asal Korea Selatan tersebut.
BACA BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Tag
Baca Juga
-
Ulasan Drama Brewing Love: Perpaduan Manis Dunia Bir dan Romansa Slow-Burn
-
Jay Herdman Lengkapi Jatah Pemain Asing Bali United, Rekrutan Tergokil?
-
Lee Soo Hyuk Mundur, Lee Jong Won Ambil Alih Peran Utama Men of the Harem?
-
Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
David Alonso, Calon Rookie MotoGP 2027 Ini Ternyata Anak Didik Marc Marquez
-
Bambang Pamungkas Muncul Lagi di Selangor FC, Kali Ini Bawa Momen Nostalgia
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan