Hasil positif diraih Dewa United FC saat melawat ke kandang Persija Jakarta pada Senin (16/9/2024). Dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta mereka berhasil memaksa Macan Kemayoran berbagi tanpa gol.
Dalam laga yang berlangsung sengit itu, Persija Jakarta gagal memaksimalkan beberapa peluang yang ada. Termasuk 2 peluang matang sang striker, Gustavo. Menanggapi hasil imbang ini, Jan Olde Reikerink, pelatih Dewa United FC menyatakan kepuasannya.
“Kami tim yang masih muda, apa yang kita lakukan dua tahun terakhir ini kami membangun pondasi dan kalau kita lihat ke belakang 1 Desember 2023 sampai sekarang itu hampitr 10 bulan, kita hanya kalah 2 kali. Namun sekali lagi Kesimpulan tentang hari ini adalah pertarungan yang bagus dalam sepak bola antara dua tim yang bagus,” ungkap Reikerink dilansir dari ligaindonesiabaru.com, Selasa (17/9/2024).
Reikerink menyoroti bahwa Persija Jakarta adalah sebuah tim yang kenyang dengan pengalaman bertanding. Apalagi mereka bermain di depan Jakmania, supporter fanatic mereka. Sementara Dewa United FC terhitung adalah anak kemarin sore.
“Saya tahu Persija juga ada beberapa peluang, tetapi saya rasa kita juga punya kesempatan yang lebih banyak. Jadi kalau kita buat Kesimpulan terkait hari ini kedua tim berhak mendapatkan pujian karena kita melakukan pertandingan dengan intensitas tinggi, tapi karena saya dari Dewa United jadi saya rasa kita seharusnya lebih baik,” lanjutnya.
Pendapat berbeda datang dari pihak Persija Jakarta yang sangat tidak puas dengan hasil pertandingan. Hal ini diungkap oleh Hanif Sjahbandi sang gelandang yang kemudian ditarik ke luar.
“Hasil ini buat saya pribadi dan rekan-rekan mengecewakan. Imbang di kandang sama seperti kalah. Ini bukan hasil yang bisa diterima dengan lapang dada,” ungkap Hanif Sjahbandi.
Dengan tambahan 1 poin ini kini Dewa United FC berada di peringkat 8 klasemen BRI Liga 1 2024/2025. Sedangkan Persija Jakarta berada di peringkat ke-5. Bagi Dewa United FC yang relative masih muda posisi ini relative sangat bagus, karena mampu berada di papan tengah dan berpotensi merangsek papan atas.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
-
Hasil Borneo FC vs Malut United: Gol Voli Ezequiel Peralta Bawa Pesut Etam Rebut 3 Poin
-
Hadapi Klub Asnawi Mangkualam, Persib Bandung Turunkan Pemain Pelapis, Ada Apa?
-
PSBS Biak Menang Lagi, Terlepas dari Beban Legenda Real Madrid?
-
Rafael Struick Dikritik, Faktanya Peringkat Liga Australia Jauh Lebih Tinggi dari BRI Liga 1
-
Pasca Raih Kemenangan di BRI Liga 1, Bojan Hodak Fokus Hadapi Port FC
Hobi
-
Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
Terkini
-
4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam
-
Kritik Pemerintah Tak Berarti Ngebet Ganti Presiden: Salah Kaprah Demokrasi
-
Sinopsis Misty Green, Garapan Chris Rock Tayang 9 November di Netflix
-
Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun
-
Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari