Pada lanjutan laga pekan ke-5 BRI Liga 1 musim 2024/2025, Persebaya Surabaya sukses menundukkan tamunya, Persis Solo dengan skor 2-1 pada laga yang digelar Rabu (18/09/2024) kemarin di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Melansir dari laman resmi Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), kemenangan tersebut membuat klub berjuluk “Bajol Ijo” tersebut kini menempati posisi ke-2 klasemen sementara di musim ini.
Dalam kemenangan dramatis tersebut, salah satu pemain yang menjadi bintang kemenangan Persebaya Surabaya atas Persis Solo tentunya adalah Malik Risaldi. Winger yang baru direkrut di musim ini dari Madura United tersebut sukses menunjukkan performa yang cukup gemilang di laga tersebut dengan mencetak 2 gol ke gawang Persis.
Malik Risaldi memang menjadi salah satu pemain yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan di lini depan Persebaya di musim ini. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, pemain yang beberapa musim sebelumnya tampil baik bersama Madura United tersebut memamg dianggap sebagai salah satu penyerang lokal yang cukup tajam.
Di klub Madura United, sejak datang di tahun 2022, dirinya sudah mencetak 16 gol dari 63 laga. Performa gemilang dari winger berusia 27 tahun tersebut juga yang membuatnya mendapatkan pemanggilan ke timnas Indonesia senior dan debut saat skuad garuda melakoni laga uji coba melawan Tanzania pada bulan Juni 2024 kemarin.
Malik Risaldi Kian Gemilang Bersama Klub, Kode Merah untuk Rafael Struick
Penampilan cukup baik yang dipertontonkan oleh Malik Risaldi dalam beberapa musim terakhir membuuat pemain jebolan WCP Academy tersebut diprediksi akan menjadi pesaing bagi penyerang timnas Indonesia, yakni Rafael Struick. Hal ini dikarenakan secara posisi dan gaya permainan kedua pemain tersebut dianggap memiliki tipe yang sama.
Melansir dari laman transfermarkt.co.id, Rafael Struick yang kini bergabung bersama klub liga Australia, Brisbane Roar FC sudah mencatatkan 14 penampilan bersama timnas Indonesia sejak debut di tahun 2023 silam. Jika melihat performa Malik Risaldi yang dianggap cukup stabil sejak musim lalu, bukan tak mungkin dirinya akan menjadi pesaing dari Rafael Struick di lini depan timnas Indonesia.
Namun, tentunya hal tersebut akan kembali ke pelatih timnas Indonesia saat ini, Shin Tae-yong mengenai komposisi pemain dan taktik yang diterapkannya di skuad garuda.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
Artikel Terkait
-
Profil David da Silva, Striker Brasil Sentil Shin Tae-yong Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers Disebut Media Belanda Sergio Ramos dari Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Resmi Melejit, Bikin Australia Paling Merugi
-
Jenderal Kopassus Lodewijk F Paulus, Sosok Dibalik Golnya Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
-
Tak Perlu Mauro Zijlstra, Gol Indah Arek Suroboyo Ini Bikin Shin Tae-yong Kepincut Lagi?
Hobi
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Jelang MotoGP San Marino: Jorge Martin Santai, Puncak Bukan Prioritas
-
Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?
-
Jadwal MotoGP Misano 2026: Ajang Adu Gengsi Aprilia dan Ducati
-
Pirelli Bukan Jaminan, Toprak Harus Upgrade Skill untuk Bersinar di MotoGP!
Terkini
-
Bukan Cuma Melembapkan, 5 Lip Balm Hyaluronic Acid Ini Bikin Bibir Plumpy
-
Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!
-
Ulasan Record of Youth: Memahami Kesuksesan Lewat Perjalanan Masa Muda
-
Memaknai The Stoic Way of Not Giving A Damn: Kita Terlalu Banyak Peduli
-
Menjinakkan Akal Sehat: Mengapa Rocky Gerung Lembek di Era Prabowo?