Hokky Caraka berhasil menunjukkan ketajamannya dalam bentrok PSS Sleman menghadapi Arema FC di lanjutan BRI Liga 1 2024/2025. Pemain asal Gunung Kidul ini sukses mencetak brace yang membawa skuad Super Elang Jawa mencatatkan kemenangan perdana.
Duel sengit yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo tersebut ditutup dengan hasil manis PSS Sleman yang mengalahkan Singo Edan lewat skor 3-1. Melansir laman ligaindonesiabaru.com, gol pertama Hokky dicetak pada menit ke-39. Ia melepas tendangan keras yang terukur dari luar kotak penalti dan tak mampu dibendung oleh penjaga gawang Lucas Frigeri.
Sedangkan gol kedua, striker muda tersebut memanfaatkan umpan manis dari Chang Jin Moon. Hokky Caraka membelakangi gawang lalu menanduk bola dengan percaya diri. Lucas Frigeri hanya bisa tertegun di mulut gawang tanpa bisa melakukan penyelamatan.
“Saya sangat bahagia dan juga terharu bisa mencetak gol untuk kemenangan PSS. Untuk gol yang tercipta adalah dari serangan balikcounter attack yang memang sudah menjadi strategi pelatih strategi dan kami bberhasil memenangi laga,” ujarnya setelah pertandingan berakhir, dikutip pada Minggu (22/9/2024).
Tiga poin yang diraih anak asuhannya disambut dengan positif oleh Wagner Lopes. Juru taktik asal Brasil ini mengaku bahagia karena PSS Sleman berhasil mengakhiri paceklik kemenangan dan memberikan ucapan selamat kepada para pemain yang telah bekerja keras.
“Kita sangat bahagia dengan kemenangan pertama ini. Kita harap kita bisa lebih baik lagi ke depannya. Selamat juga untuk Hokky Caraka dengan dua golnya. Selamat untuk tim. Pertahanan kita main dengan baik. Kita sudah melatih ini terus. Dan sekarang pemain mengerti, dan kita bisa mengatasi lawan dan memberikan yang terbaik berupa kemenangan,” kata Wagner Lopes.
Peran Krusial Yeom Ki Hun
Salah satu gebrakan baru yang diambil oleh Shin Tae Yong dan PSSI adalah mendatangkan pelatih striker, Yeom Ki Hun. Beberapa waktu lalu muncul unggahan-unggahan latihan Ki Hun bersama deretan lini serang Timnas Indonesia, termasuk Hokky Caraka.
Kini setelah mencetak dua gol untuk PSS Sleman, Hokky Caraka pun mengakui bahwa ada peran besar dari Yeom Ki Hun di balik keberhasilannya.
“Memang sebelumnya, saya dapat ilmu dari pelatih striker timnas (Yeom Kim Hun). Dan saya juga dapat arahan dari coach Antonio Gabriel (asisten Wagner Lopes) di PSS. Yang pasti, gol ini membuat saya menangis dan berdoa semoga bisa jadi batu lompatan PSS ke depannya,” sambung Hokky Caraka.
Tambahan tiga poin membuat PSS kini mengoleksi dua poin hasil dari sekali menang, dua kali imbang dan tiga kali kalah dari enam laga yang sudah dijalani. Hanya saja memang poin yang mestinya adalah lima, harus dikurangi tiga poin karena sanksi dari Komdis PSSI.
Di klasemen, kini Super Elang Jawa mulai naik dan bangkit dari juru kunci yang kini dihuni oleh Madura United.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Final ASEAN Futsal: Suoto Jamin Timnas Indonesia Tak Minder Hadapi Thailand
-
Akui Kelalaian, Fantagio dan Cha Eun Woo Minta Maaf soal Kontroversi Pajak
-
Penuh Visi, John Herdman Dorong Transformasi Sistem Pembinaan Usia Dini
-
PSSI Buka Suara soal Kasus 'Paspor Gate', Naturalisasi Pemain Tetap Sah?
-
John Herdman Dinilai Terapkan Gaya Baru untuk Timnas Indonesia
Artikel Terkait
-
Kejadian Horor Pemain Genoa Saat Lawan Jay Idzes Dkk: Bikin Ngilu
-
Venezia Kalahkan Genoa, Media Italia Puji Habis Performa Jay Idzes: Sempurna!
-
Sandy Walsh: Saya Indonesia!
-
Jadi Rekan Sekamar, Sandy Walsh Sebut Maarten Paes Tukang Pamer
-
Media Inggris: Elkan Baggott Senasib dengan Pemain Gagal Leicester City
Hobi
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
-
Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?
Terkini
-
DIY Kalung Makrame untuk Anabul: Modal 25 Ribu, Hasilnya Mewah!
-
Pendidikan Tinggi, Tapi Ekspektasi Lama: Dilema Perempuan di Dunia Akademik
-
Rel Padat dan Sistem Renggang: Catatan Kritis dari Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
Bukan Sekadar Film Laga, Mengapa 'Ikatan Darah' Justru Bikin Merinding?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan