Dua pemain keturunan baru timnas Indonesia, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders akhirnya resmi menyandang status WNI. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), kedua pemain keturunan Belanda-Indonesia tersebut mengambil prosesi sumpah WNI pada hari Senin (30/09/2024) kemarin.
Uniknya, pengambilan sumpah kedua pemain yang sama-sama merumput di liga Belanda tersebut dilakukan di Brussel, Belgia. Menurut ketua umum PSSI, Erick Thohir, langkah ini dilakukan agar mempersingkat waktu naturalisasi karena keduanya juga memilki jadwal membela klubnya masing-masing di musim 2024/2025 ini. Selain itu, hal ini dilakukan agar keduanya segera bisa melakoni debut bersama skuad garuda pada bulan Oktober 2024 ini.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak, mulai dari Presiden Jokowi, Komisi III dan X DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta yang memungkinkan percepatan sumpah WNI dua pemain naturalisasi kita, Mees dan Eliano. Mengapa harus dilakukan di Brussel? Karena kedua pemain itu tidak punya jeda waktu jika pengambilan sumpah harus di Indonesia, sementara kami berharap keduanya sudah bisa bermain saat Timnas berlaga melawan Bahrain dan Cina, Oktober nanti. Ini kerjasama semua pihak, dan saya bangga karena semua bekerja demi Indonesia,” ujar Erick Thohir.
Usai Lakoni Sumpah WNI, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Segera Bela Timnas?
Setelah menjalani prosesi sumpah WNI, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders kini akan menjalani proses perpindahan federasi dari sebelumnya KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia). Sejauh ini, hanya Mees Hilgers saja yang pernah mendapatkan pemanggilan ke timnas U-21 Belanda. Sementara itu, Elioano Reijnders belum mendapatkan pemanggilan dari timnas junior.
Hal ini tentunya membuat perpindahan federasi Eliano Reijnders sedikit lebih singkat dibandingkan Mees Hilgers. Akan tetapi, diharapkan keduanya bisa debut saat timnas Indonesi melakoni laga matchday ke-3 dan ke-4 babak kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3 zona Asia pada bulan Oktober 2024 ini.
Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), skuad garuda dijadwalkan akan melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024. Lalu, timnas Indonesia akan menghadapi Cina pada 15 Oktober 2024 mendatang. Kedua laga tersebut masing-masing akan digelar tandang di Riffa, Bahrain dan di Shandong, Cina.
Tentunya diprediksi Shin Tae-yong akan memanggiln Mees Hilgers dan Eliano Reijnders di babak kualifikasi nanti melawan Bahrain dan Cina. Kehadiran keduanya tentu bisa kian memperkokoh kedalaman skuad garuda nanti.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
Malik Risaldi In Justin Hubner Out, Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain dan China
-
Kesulitan di Klub, 2 Pemain Abroad Ini Diperkirakan Tersisih dari Skuad Timnas Indonesia
-
KTP Mees Hilgers Langsung Jadi, Disdukcapil DKI Jakarta Disindir: Warga Biasa Berminggu-minggu
-
Siapa Ibu Mitchell van Rooijen? Pemain Keturunan Papua Pasang Bendera Merah Putih Standby Dinaturalisasi
-
Dua Tercoret, Ini Daftar 27 Pemain Timnas Indonesia Hadapi Bahrain dan China
Hobi
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
Terkini
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas
-
Novel White Wedding: Ketika Warna Putih Menjadi Simbol Luka dan Kebahagiaan
-
Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?
-
Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi