Timnas Indonesia akan menghadapi Bahrain dalam laga matchday ke-3 babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 3. Melansir dari laman resmi PSSI, laga tersebut dijadwalkan akan digelar pada tanggal 10 Oktober 2024 mendatang. Shin Tae-yong sendiri selaku pelatih kepala timnas Indoinesia juga telah memanggil 27 nama pemain yang akan memperkuat skuad garuda di laga tersebut.
Berbicara mengenai timnas Bahrain, negara yang memiliki peringkat ke-76 dalam rangking FIFA tersebut memang dikenal sebagai salah satu negara yang cukup kuat di kawasan regional Asia.
Meskipun tak sekuat Jepang, Australia ataupun Arab Saudi, namun Bahrain juga perlu diwaspadai oleh Jay Idzes dkk. Belum lagi mereka juga diperkuat oleh beberapa penyerang unggulan. Berikut tiga nama penyerang timnas Bahrain yang perlu diwaspadai oleh skuad timnas Indonesia.
1. Mahdi Abduljabbar
Nama penyerang satu ini memang menjadi salah satu andalan dari skuad berjuluk “Dilmun’s Warriors” tersebut. Melansir dari laman Transfermarkt, penyerang veteran berusia 33 tahun ini memang menjadi salah satu sosok senior di timnas Bahrain saat ini. Dirinya sudah membela timnas Bahrain sejak tahun 2016 dan telah mencatatkan 33 penampilan sejauh ini.
Meskipun sudah tak muda lagi, pemain asal klub Al-Khadiyah SC ini tetap bisa menjadi sosok yang cukup diwaspadai di lini depan timnas Bahrain. Dirinya sudah mencetak 10 gol sejauh ini bersama negaranya. Selain bermain di posisi striker, dirinya juga bisa dimainkan di posisi sayap kanan yang dimana akan berhadapan dengan bek kiri timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
2. Mahdi Al-Humaidan
Penyerang berusia 31 tahun ini juga menjadi salah satu sosok yang cukup sentral di lini serang timnas Bahrain. Melansir dari laman Transfermarkt, penyerang berpostur 171 cm ini dikenal memiliki kecepatan yang cukup mumpuni sehingga bisa merepotkan barisan lini belakang lawan. Mahdi Al-Humaidan sendiri sudah membela timnas Bahrain sejak tahun 2018 dan telah mencatatkan 52 penampilan dan mencetak 5 gol sejauh ini.
3. Jasim Al-Shaikh
Penyerang satu ini juga menjadi salah satu pemain andalan di lini depan timnas Bahrain. Penyerang asal klub Al-Riffa tersebut sudah membela timnas Bahrain sejak tahun 2018 dan telah mencatatkan 52 penampilan bersama negaranya. Pemain yang memiliki postur 179 cm ini juga dikenal memiliki kemampuan bola-bola udara yang cukup mumpuni. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi deretan pemain belakanng timnas Indonesia nantinya.
Nah, itulah beberapa penyerang timnas Bahrain yang diprediksi akan merepotkan punggawa garuda. Bagaimana menurutmu?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Mental Tangguh Berbicara! Asnawi Jadi Bek Kanan Termahal di Liga Thailand
-
Masuk Grup Neraka Babak Kualifikasi, Indonesia Bakal Susah ke Piala Asia U-17?
-
Lionel Messi Gantung Sepatu: Selesainya Era Alien yang Tak Akan Pernah Sanggup Disamai Generasi Baru
-
Kembali Raih Juara AFF, Vietnam Memang Berjodoh dengan Pelatih Asal Korea
Artikel Terkait
-
Ole Romeny Masih Terbuka, 8 Pemain Keturunan Punya Kans Paling Tinggi Dinaturalisasi Setelah Mees Hilgers
-
Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Batal Bela Timnas Indonesia karena Laporan 'PSSInya' China?
-
Thom Haye Dapat Dorongan Mental Jelang Gabung Timnas Indonesia
-
Punya Nama Jawa Banget, Junior Rafael Struick Tak Bisa Bela Timnas Indonesia Gegara Ini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Kehilangan Pemain Keturunan Rp260,72 Miliar
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang