Tur trofi di Jakarta kemarin merupakan rangkaian dari publikasi pelaksanaan Piala AFF 2024. Turnamen bergengsi dalam panggung sepak bola Asia Tenggara itu akan digelar 8 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025 mendatang.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menghadiri langsung acara tersebut. Ia turut mengonfirmasi bahwa pihaknya akan menurunkan U-22 untuk bertarung di Piala AFF 2024 mendatang. Kendati demikian, target tinggi tetap dipasang.
“Saya ingin tim melaju sampai final,” kata STY seperti mengutip dari Antara News, Sabtu (2/11/2024).
Pelatih asal Korea Selatan ini menegaskan bahwa Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin. Pasukan merah putih memiliki pemain-pemain dengan kualitas yang apik di sektor umur tersebut.
Sejumlah pemain yang mengantar skuad Garuda Muda lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024 seperti Rizky Ridho, Muhammad Ferrari, Komang Teguh, Hokky Caraka, Ernando Ari, dan Pratama Arhan akan masuk ke dalam list. Namun mengenai daftar lengkap masih belum diumumkan.
Sayangnya, nyaris tak ada peluang bagi Timnas Indonesia diperkuat oleh pemain-pemain yang berkarier di liga mancanegara. Lantaran seperti diketahui bahwa Piala AFF 2024 tidak termasuk ke dalam agenda FIFA.
“Sulit memanggil pemain dari luar negeri karena Piala AFF bukan turnamen resmi FIFA. Itu juga menjadi alasan kenapa Indonesia tidak menurunkan timnas senior di kompetisi itu,” tambahnya.
Shin Tae-yong akan mulai mempersiapkan Timnas Indonesia U-22 setelah timnas senior selesai menghadapi Jepang dan Arab Saudi. Laga tersebut dimainkan pada 15 dan 19 November mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Nantinya Garuda Muda dijadwalkan bersiap dengan pemusatan latihan di Bali mulai tanggal 26 November. Kemudian barulah mereka melawat ke Myanmar untuk melakoni pertandingan pertama.
“TC akan berlangsung selama 10 hari dan dari sana kami akan langsung berangkat ke Myanmar,” tutur Shin Tae-yong.
Bergabung di Grup B Piala AFF 2024, Timnas Indonesia harus meladeni Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Laga pembuka dimainkan di Yangon, Myanmar pada 9 Desember.
Tentu ini menjadi momentum terbaik bagi Garuda Muda untuk menunjukkan perkembangan apiknya dan meraih prestasi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Our Sticky Love: Saat Gangster Berhati Lembut Selamatkan Cinta Pertamanya
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
Artikel Terkait
-
STY Beri Pesan untuk Pesepak Bola Indonesia, Bukti Cinta yang Makin Nyata?
-
FC Twente Bongkar Kondisi Cedera Mees Hilgers, Separah Apa Sampai Mungkin Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Mees Hilgers Cedera Hamstring, Butuh Waku Penyembuhan Selama Ini, Bagaimana Lawan Jepang?
-
Katanya Cedera Tapi Asnawi Mangkualam Segar Bugar Main 45 Menit dengan Port FC, Kenapa Tak Dipanggil STY?
-
Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan Lewat! Karier Sempurna Rafael Struick Pakai Nomor Punggung STY
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong